LHOKSEUMAWE – Praktek kerja industri pertama para siswa SMK IT Yayasan Pesantren Tabina Aceh (YAPeTA) berlangsung sukses.
Kegiatan ini merupakan praktik kerja lapangan dan bentuk penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan bekerja secara langsung, secara sistematik dan terarah dengan supervisi yang kompeten.
Pimpinan Pesantren Tabina Aceh Teungku Muhammad Nur mengaku sangat berterima kasih kepada pihak proyek vital yaitu PT. PIM (Pupuk Iskandar Muda), PJB (Pembangkit Jawa Bali), Sewatama dan PT BIMA Satria Lhokseumawe.
“Industri ini yang telah menerima santri Kami untuk belajar di tempat mereka.”
“Tentunya praktik ini sangat kita harapkan kedepannya terjalin terus untuk melepaskan rakyat Aceh dari belenggu nomor satu termiskin di Sumatera.”
“Memang santri kita masih sangat terbatas dengan peralatan praktek tapi keterbatasan ini dapat tertutupi dengan keberadaan Prakerin di perusahaan-perusahaan besar,” kata dia.









