Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Dukung Komitmen KLHK Konsen Isu Pengendalian Perubahan Iklim

Admin1 by Admin1
26/07/2022
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. Mawardi, mengatakan pemerintah Aceh sangat apresiatif dan mendukung komitmen serta langkah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang sangat konsen terhadap isu pengendalian perubahan iklim. Hal itu disampaikan Mawardi saat mewakili Pj. Gubernur, dalam pembukaan Sosialisasi Sub Nasional Indonesia’s Folu Net Sink atau IFNET 2030 di Provinsi Aceh, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Senin 25 Juli 2022.

Mawardi mengatakan, pada dasarnya, pembangunan berwawasan lingkungan, serta berbagai upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan, telah sejak lama menjadi salah satu prioritas pembangunan Aceh.

Indonesia’s Folu Net Sink 2030 atau Indonesia’s Forestry And Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, adalah bentuk keseriusan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi krisis iklim, khususnya dalam mencapai net zero emissions pada 2060 atau lebih cepat. Untuk mewujudkan capaian tersebut, Pemerintah berkomitmen untuk melakukan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29% atau setara 834 juta ton CO2 dengan usaha sendiri, atau sampai dengan 41% atau setara dengan 1.185 juta ton CO2 dengan dukungan internasional yang memadai pada tahun 2030.

Sektor kehutanan mempunyai kontribusi terbesar terhadap upaya meraih capaian tersebut, yaitu sebesar 17,2%. Sementara sektor lain yaitu 11% pada sektor energi, 0,32% pada sektor pertanian, 0.10% pada sektor industri, dan 0.38% pada sektor limbah.

Mawardi mengharapkan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan juga seluruh pihak terkait lainnya, terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim yang dijalankan di Aceh.

“Besar harapan kami, semoga segala niat baik, upaya dan kerja keras kita bersama untuk membangun hutan dan lingkungan hidup Indonesia, demi pengendalian perubahan iklim global,” kata Mawardi.

Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Ditjen PKTL, Belinda Arunarwati Magrono, mengatakan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 atau IFNET 2030, diselenggarakan sebagai bentuk keseriusan pemerintah Indonesia dalam meningkatkan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca secara kolektif. Ia mengatakan butuh peran penting untuk melindungi, melestarikan dan memulihkan alam dan ekosistem juga dilakukan dalam memberikan manfaat untuk adaptasi dan mitigasi iklim sambil memastikan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan di daerah merupakan mitra strategis KLHK dalam keberhasilan implementasi IFNET 2030 di tingkat tapak. Selain itu, dukungan akademisi, lembaga mitra KLHK, lembaga swadaya masyarakat, dan media dapat membumikan dan menyebarluaskan tujuan positif IFNET 2030 sehingga seluruh masyarakat dapat menyadari pentingnya pengendalian perubahan iklim saat ini untuk masa depan.

Hadir dalam kegiatan itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Ir. Mawardi, Direktur Inventarisasi dan Pemantauan Sumber Daya Hutan Ditjen PKTL, Belinda Arunarwati Magrono, Direktur Rehabilitasi Hutan Ditjen PDASRH, Nikolas Nugroho, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh, A. Hanan, dan Tenaga Ahli Penyusunan Rencana Kerja Sub Nasional Indonesia’s Folu Net Sink 2030 Provinsi Aceh, Widiyatno. []

Previous Post

Dewan Pengawas Minta BPKS Ciptakan Semangat Baru

Next Post

254 Hewan Ternak di Aceh Mati Akibat Terinfeksi PMK

Next Post

254 Hewan Ternak di Aceh Mati Akibat Terinfeksi PMK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Lagi, Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Jantho

12/04/2026
PMI Jakarta Pusat Jalankan Misi Kemanusiaan Tahap ke-3 di Tamiang

PMI Jakarta Pusat Jalankan Misi Kemanusiaan Tahap ke-3 di Tamiang

12/04/2026
Mahasiswa Asal Abdya Nahkodai HMP Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Periode 2026–2027

Mahasiswa Asal Abdya Nahkodai HMP Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Periode 2026–2027

12/04/2026
Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

12/04/2026
Ohku, Tiga Kurir Ganja 151 Kilogram Asal Aceh Kini Dihukum Mati

Ohku, Tiga Kurir Ganja 151 Kilogram Asal Aceh Kini Dihukum Mati

12/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com