Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kopi Saset Mengandung Obat Kuat Masih Marak di Aceh

Admin1 by Admin1
06/08/2022
in Nanggroe
0
Kopi Saset Mengandung Obat Kuat Masih Marak di Aceh

Ilustrasi--Barista meracik kopi saring untuk pelanggan di sebuah warung kopi di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin (25/4/2016). (ANTARA FOTO/Rahmad)

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Banda Aceh menyatakan pihaknya masih menemukan kopi saset yang dijual di daerah itu mengandung bahan berbahaya berupa obat-obatan.

“Kopi instan yang saset itu masih kita temukan mengandung bahan kimia obat, bahkan ada obat kuat,” kata Kepala BBPOM Banda Aceh Yudi Noviandi, Jumat, 5 Agustus 2022.

Yudi menjelaskan Aceh belum terbebas dari penggunaan bahan berbahaya pada makanan, terutama boraks.

Beberapa makanan yang masih didapati mengandung boraks seperti mi, bakso, ketupat, kerupuk tempe, nasi buras, lontong, hingga siomay.

Sedangkan untuk kopi, kata Yudi, kopi Aceh umumnya terbebas dari bahan berbahaya, kecuali kopi instan atau kopi saset yang masih mengandung bahan kimia obat-obatan, mulai dari obat kuat, obat tradisional ilegal, hingga paracetamol.

“Itu nanti akan kita rekomendasi untuk dicabut dari warung tersebut, kopi saset itu,” ujar dia.

“Sedangkan kopi sareng Aceh, hasil pengawasan kita selama ini aman, data kita yang menyatakan kopi Aceh itu aman,” lanjut Yudi.

BPPOM pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi kopi saset yang mengandung bahan berbahaya obat-obatan tersebut.

Di samping itu, BPPOM di Banda Aceh juga memiliki program pengujian bahan berbahaya di 1.000 warung kopi seluruh Aceh, untuk mendeteksi apakah makanan yang jual mengandung bahan berbahaya atau tidak.

Kata Yudi, tes cepat deteksi boraks itu dilakukan khusus terhadap makanan yang dijual di setiap warung kopi.

Tujuannya menciptakan rasa aman dari masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Aceh saat menyantap makanan yang dijual di setiap warung kopi.

“Warung kopi yang telah diintervensi akan diberi tanda stiker Sanger Ureung Aceh, bahwa warung kopi ini sudah dinyatakan aman dikunjungi dan dikonsumsi,” jelasnya.

Sumber: medcom.id

Previous Post

Sebanyak 44.735 Anak di Lhokseumawe Jadi Target Imunisasi

Next Post

Kapolri Minta Semua Pihak Waspadai Politik Identitas Jelang Pemilu 2024

Next Post

Kapolri Minta Semua Pihak Waspadai Politik Identitas Jelang Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

11/04/2026
Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

11/04/2026
Menlu Saudi Telepon Menlu Iran dan AS soal Situasi Panas Timur Tengah

Menlu Saudi Telepon Menlu Iran dan AS soal Situasi Panas Timur Tengah

11/04/2026
Israel Blokir Spanyol dari Tim Gencatan Senjata Gaza yang Dipimpin AS

Israel Blokir Spanyol dari Tim Gencatan Senjata Gaza yang Dipimpin AS

11/04/2026
Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com