Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Sejarawan Kritik Anies Soal Ganti Nama Kota Tua jadi Batavia

Admin1 by Admin1
11/09/2022
in Nasional
0

Jakarta – Sejarawan Andi Ichsan mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengubah penamaan kawasan Kota Tua menjadi Batavia.

Andi juga mempertanyakan dasar kajian yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebelum melakukan perubahan nama itu. Sebab, ia menilai langkah tersebut kurang tepat apabila tujuannya hanya sebagai penanda kawasan bersejarah semata.

“Menjadi pertanyaan adalah tujuan Pak Gubernur melalukan perubahan nama ini apa. Kalau pengingat sejarah, mau merujuk sejarah yang mana,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (11/8).

Andi mengatakan sejarah kawasan Kota Tua tidak hanya sebatas pada nama Batavia semata. Meskipun diakuinya nama itu paling melekat sejak digunakan sebagai markas dagang VOC oleh pemerintah Hindia-Belanda.

Ia menjelaskan sebelum dikenal dengan Batavia, sejarah penamaan Jakarta dimulai dengan Sunda Kelapa ketika masih dikuasai oleh kerajaan Hindu Pajajaran pada 1950-1980.

Nama tersebut kemudian beralih menjadi Jayakarta usai Pangeran Fatahillah berhasil mempertahankan Sunda Kelapa dari gempuran Bangsa Portugis. Nama Jayakarta itulah, yang menururtnya kemudian mendunia setelah jalur perdagangan semakin bertambah.

“Jadi rujukan sejarah nama kota Jakarta itu ada banyak. Sekarang yang harus diperjelas kenapa memilih nama itu, apa alasannya,” jelasnya.

Di sisi lain, ia menuturkan bahwa nama Batavia sejatinya memang erat dengan kolonialisme Belanda. Sebab, penamaan Batavia dilakukan dewan pimpinan VOC usai membumihanguskan Jayakarta pada 30 Mei 1619 silam.

Penamaan Batavia, kata dia, dilakukan VOC untuk mengenang Suku Batavier yang merupakan nenek moyang bangsa Belanda.

“Sehingga kalau dibilang erat dengan kolonialisme itu memang betul. Karenanya kalau cuma untuk penanda agak kuran tepat,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi membuka kembali kawasan wisata Kota Tua untuk umum pada Sabtu (10/9). Anies juga mengembalikan penamaan kawasan Kota Tua menjadi Batavia.

“Jadi ini adalah pembukaan kembali kawasan Kota Tua Jakarta. Kawasan Kota Tua ini kita namai kawasan Batavia sebagaimana nama aslinya dulu. Ini adalah Batavia,” ujar Anies di Plaza Beos, Kawasan Kota Tua, Jakarta.

Menurutnya, hal itu sengaja dilakukan agar kawasan Kota Tua dapat kembali diingat sebagai Batavia seperti di masa lalu. Meski begitu Anies mengklaim Kota Tua saat ini tengah dirancang ulang menjadi kawasan wisata masa depan.

“Namanya Batavia mencerminkan masa lalu, tapi konsepnya menceriminkan kota modern masa depan. Itu yang sedang dibangun di tempat ini,” tuturnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sebulan, Polda Aceh Tangani 21 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Next Post

Port Moresby Papua Nugini Diguncang Gempa Magnitudo 7,5

Next Post

Port Moresby Papua Nugini Diguncang Gempa Magnitudo 7,5

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Generasi Muda di Sabang Diajak Ramaikan Masjid

Generasi Muda di Sabang Diajak Ramaikan Masjid

26/04/2026
Terpilih Jadi Ketua KAMMI STAI Nusantara, Martunis Siap Perkuat Kaderisasi

Terpilih Jadi Ketua KAMMI STAI Nusantara, Martunis Siap Perkuat Kaderisasi

26/04/2026
PT PEMA Perkuat Kolaborasi Strategis Aceh – Jawa Tengah

PT PEMA Perkuat Kolaborasi Strategis Aceh – Jawa Tengah

26/04/2026
Penembak di Acara Trump Diidentifikasi Pria 30 Tahun Asal California

Penembak di Acara Trump Diidentifikasi Pria 30 Tahun Asal California

26/04/2026
Donald Trump Dievakuasi usai Letusan Terjadi di Acara Gedung Putih

Donald Trump Dievakuasi usai Letusan Terjadi di Acara Gedung Putih

26/04/2026

Terpopuler

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

25/04/2026

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Jawa Tengah dan Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp1,06 Triliun

MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com