Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Saat Banda Aceh Juara Umum FASI Aceh 2022

Admin1 by Admin1
15/11/2022
in Feature
0

PARGELARAN Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Aceh resmi berakhir. Perwakilan Banda Aceh akhirnya menyabet juara umum.

Koordinator Dewan Hakim Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Provinsi Aceh, Zulfadli Alfasyi mengumumkan pemenang FASI Aceh tahun 2022, di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis malam, 10 November 2022.

Juara umum diraih Kota Banda Aceh dengan nilai 98. Juara dua Kota Subulussalam dengan nilai 37. Juara tiga diraih Kabupaten Aceh Besar dengan nilai 23.

Masing cabang mendapat uang pembinaan, untuk juara satu Rp 2 juta, juara dua 1.5 juta, juara tiga Rp 1.25 juta, juara harapan satu Rp 1 juta dan juara harapan dua Rp 800 ribu.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Aceh, Dr Mulia Rahman MA mengatakan BKPRMI jangan terpecah belah hanya karena hal kecil dan tidak positif untuk kepentingan lembaga.

“Khitah kita menciptakan generasi islami melalui masjid. Maka tetap solid untuk kebaikan generasi,” jelasnya saat penutupan FASI Aceh, di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis malam, 10 November 2022.

Wajah orang tua, tegas Mulia Rahman, tampak mengharap kebaikan besar dari BKPRMI. Karenanya, ia mengajak pemerintah dan semua elemen masyarakat membantu lembaga ini supaya BKPRMI menjadi organisasi jantong hate rakyat Aceh.

Ia menyebutkan, anak-anak sudah tampil maksimal, mereka sangat luar biasa. Semua mereka pemenang, sebab telah melewati tahap di kabupaten sehingga masuk ke tingkat provinsi. Namun panitia harus menetapkan peserta yang punya nilai lebih.

Terakhir ia berpesan, ketika pulang kampong, orang tua dan guru jangan mengabaikan mereka, tapi terus bina, tanamkan nilai-nilai kemasjidan dan pemahaman Alquran pada anak didik.

Mulia Rahman menegaskan pada 2023 akan kembali digelar FASI tingkat provinsi, ini akan terwujud atas dukungan semua pihak.

“Saya dapat bocoran, 2024 ada FASI nasional. Mari siapkan peserta, jangan sampai anak Aceh tidak mengirim utusan, apalagi Aceh pernah meraih juara lima besar FASI sebelumnya.”

Menurutnya, Aceh siap jadi tuan rumah FASI nasional. Kerena Aceh punya potensi. Harapannya ada dukungan pemerintah Aceh dan unsur lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh EMK Alidar dalam sambutan tertulis Pj Gubernur Aceh antara lain menyampaikan pemerintah bertanggung jawab dalam mendorong dan membina anak Aceh untuk meningkatkan pemahaman ajaran agama, apalagi Aceh sejak 20 tahun yang lalu menerapkan syariat Islam.

Tapi tanggung jawab ini, sambungnya, tentu tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah saja, melainkan juga menjadi tanggung jawab orang tua sebagai guru pertama bagi anak-anak, bahkan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal.

“Oleh karena itu, Pemerintah Aceh memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan kegiatan FASI tingkat Provinsi Aceh ini. Yang perlu kami ingatkan bahwa kegiatan ini bukanlah semata-mata even festival untuk mencari juara dan menjadi kebanggaan untuk kemudian diperlombakan pada level berikutnya. Akan tetapi yang sangat penting, even ini kiranya dapat menjadi sarana membentuk watak dan karakter generasi qurani sebagai modal utama membangun Aceh yang lebih baik di masa mendatang,” kata Alidar.

Untuk itu, ia mendorong agar even ini di samping dapat menumbuh kembangkan kreativitas anak-anak dan memotivasi mereka agar bersungguh-sungguh dalam mempelajari Alqur’an, juga berupaya memaksimalkan pengajian anak-anak baik pada level TKA, TPA maupun TQA, terutama di masjid-masjid, mushalla dan meunasah di gampong-gampong di seluruh Aceh.

“Semua itu sebagai upaya untuk menghidupkan syiar Islam yang menjadi salah satu dimensi terpenting dalam pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” ujar Alidar.

Ya, ada sebanyak 1.104 peserta yang ikut andil bagian dalam Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) tingkat Provinsi Aceh pada 8 -11 November 2022 di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh.

“Kegiatan ini bertujuan menghidupkan ruh pendidikan berbasis masyarakat di masjid-masjid dan sarana evaluasi pendidikan TPA, baik dari segi kurikulum dan juga ustad dan ustazah,” kata Mulia Rahman.

Ia menjelaskan total peserta yang akan hadir pada FASI 2022 yang di pusatkan di Banda Aceh itu berjumlah sebanyak 1.104 peserta.

Menurut dia kegiatan tersebut juga sebagai sarana uji kompetensi santri sehingga setiap kabupaten/kota di Aceh bersaing secara sehat untuk uji kemampuan para santri dari berbagai tingkatan.

Mulia yang turut didampingi Ketua Panitia Pelaksana FASI Aceh 2022 Azwir Adnan menambahkan kegiatan tersebut turut mempertandingkan berbagai cabang perlombaan tingkat TKA, TPA dan TQA masing-masing tartil, adzan dan iqamah dan nasyid Islami.

Kemudian peragaan shalat perorangan, cerdas cermat Al Quran, mewarnai gambar dan ceramah agama Islam bahasa Indonesia.

Dalam FASI ini, juga diperlombakan Tilawah, Tahfiz, hafal Quran, cerdas cermat, tartil, lomba Adzan, lomba shalat, pidato sampai kaligrafi dan lainnya.

Peserta yang ikut FASI berasal dari 23 Kabupaten/kota di Aceh, dan setiap kawasan mengirimkan 41 peserta untuk mengikuti perlombaan FASI 2022.

Ketua Umum BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman SPdI MA, menambahkan tujuan dilaksanakan FASI 2022 yakni untuk menghidupkan kembali pendidikan masyarakat berbasis masjid.

Menurutnya, pendidikan yang berasal dari Masjid penting untuk dilakukan, karena Aceh menerapkan syariat Islam, sehingga menjadi kewajiban segenap masyarakat menjaga keberlangsungan syariat tersebut.

Selanjutnya, Mulia menerangkan bahwa ada 250 hadiah yang akan diberikan kepada peserta yang berhasil keluar sebagai juara.

Ketua Panitia, Azwir Adnan mengatakan, setiap kabupaten/kota memiliki 41 kuota peserta. Peserta yang telah tiba lebih awal berasal dari Simeulue, Aceh Tenggara, dan Sabang.

“Selain anak santri TPA juga hadir orang tua santri serta para anggota keluarga lainnya yang turut meramaikan Asrama Haji dalam kegiatan ini,” jelas Azwir.

Tulisan ini merupakan hasil kerjasama Dinas Syariat Islam Aceh dengan media atjehwatch.com

Previous Post

Tinjau PPI Ujoeng Seuranga, Darmansah: Kita Minta Provinsi Segera Bangun Fasilitasnya

Next Post

Akademisi UIN Ar-Raniry Jadi Presenter ICP dan Elite Hybrid International Conference

Next Post

Akademisi UIN Ar-Raniry Jadi Presenter ICP dan Elite Hybrid International Conference

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com