Banda Aceh—Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK) menyampaikan pihaknya akan melakukan revormasi budaya kerja demi menuju akreditasi unggul dan dukungan bagi USK sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
“Selama ini budaya kerja kita sudah baik, tetapi kita merasa belum unggul. Oleh karenanya, ke depan kita akan merevormasi budaya kerja seluruh civitas akademika FKIP USK sehingga iklim kerja dan capaian prestasi kerja dapat berjalan seiring,” kata Dekan FKIP USK, Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes.
Hal itu disampaikan Dekan FKIP USK dalam Rapat Kerja (Raker) FKIP, Sabtu (10/12/2022) di Hotel Oasis. Syamsulrizal menyebutkan tahun ini 10 Program Studi di FKIP sudah selesai melakukan akreditasi.
“Dari 10 prodi yang sudah usul akreditasi, 9 terakreditasi unggul. Tahun depan ada 4 Prodi lagi yang akan melakukan akreditasi kembali dan reakreditasi. Dari 4 Prodi ini, saya melihat 3 berpotensi unggul,” ujar Syamsul.
Mantan Wakil Bupati Aceh Besar itu sangat yakin dengan revormasi budaya kerja di FKIP yang berpondasi pada penguatan komunikasi, FKIP ke depan akan semakin unggul.
Hal yang sama disampaikan oleh Wakil Dekan FKIP bagian Keuangan, Dr. Amiruddin, M.Kes. Kata Amir, tahun ini realisasi anggaran FKIP paling unggul dibanding fakultas lain di USK.
“Realisasi anggaran FKIP paling tinggi, hampir 100 persen. Hal ini bisa kita lakukan karena komunikasi yang baik sehingga semua program kerja yang kita usulkan dapat terlaksa,” kata Amiruddin.
Dalam Raker yang dihadiri oleh semua ketua jurusan, sekretaris jurusan, dan koordinator program studi di lingkungan FKIP USK itu, Dekan FKIP juga memberikan sertifikat kepada dosen pengajar microteaching yang dinyatakan lulus berkompeten.









