Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Serangan Militer Myanmar Tewaskan Sedikitnya 50 Orang dalam Pertemuan Oposisi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/04/2023
in Internasional
0
Serangan Militer Myanmar Tewaskan Sedikitnya 50 Orang dalam Pertemuan Oposisi

Kepala junta Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing, memimpin parade militer pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2021. REUTERS/Stringer

Jakarta – Sedikitnya 50 orang tewas di Myanmar tengah pada Selasa, 11 April 2023, dalam serangan udara oleh militer pada sebuah acara yang dihadiri oleh oposisi pemerintahannya, menurut media dan anggota gerakan perlawanan lokal.

Mengutip penduduk di wilayah Sagaing, BBC Burma, Radio Free Asia (RFA), dan portal berita Irrawaddy melaporkan antara 50 hingga 100 orang, termasuk warga sipil, tewas dalam serangan itu.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan-laporan tersebut dan seorang juru bicara militer Myanmar berkuasa tidak menjawab panggilan telepon untuk meminta komentar.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta 2021, dengan serangan oleh tentara etnis minoritas dan pejuang perlawanan menentang kekuasaan militer, yang ditanggapi dengan serangan udara dan senjata berat, termasuk di wilayah sipil.

Seorang anggota Pasukan Pertahanan Rakyat setempat (PDF), sebuah milisi anti-junta, mengatakan kepada Reuters bahwa jet tempur telah menembaki sebuah upacara yang diadakan untuk membuka kantor lokal mereka.

“Sejauh ini, jumlah pasti korban jiwa belum diketahui. Kami belum dapat menemukan semua jenazah,” kata anggota PDF yang menolak diidentifikasi.

Setidaknya 1,2 juta orang mengungsi karena pertempuran pasca-kudeta, menurut PBB.

Insiden Selasa kemungkinan salah satu yang paling mematikan di antara serangkaian serangan udara sejak sebuah jet menyerang sebuah konser pada Oktober, membunuh setidaknya 50 warga sipil, penyanyi-penyanyi lokal dan anggota kelompok suku minoritas yang bersenjata di Negara Bagian Kachin.

Pemerintahan pro-demokrasi Myanmar dalam pengasingan, National Unity Government, mengutuk serangan itu, menyebutnya “contoh lain dari penggunaan kekuatan ekstrem (militer) yang membabi buta terhadap warga sipil”.

Bulan lalu, sekurangnya delapan warga sipil termasuk anak-anak terbunuh dalam serangan udara di atas sebuah desa di Myanmar sebelah utara, menurut sebuah kelompok HAM, pemberontak minoritas etnis dan media.

Militer membantah tuduhan internasional bahwa mereka telah melakukan kekejaman terhadap warga sipil dan mengatakan sedang memerangi “teroris” yang bertekad untuk mengacaukan negara.

Negara-negara Barat telah menjatuhkan sanksi pada junta Myanmar dan jaringan bisnisnya yang luas untuk mencoba menghentikan pendapatan dan akses senjata dari pemasok utama seperti Rusia.

Sumber: Tempo

Previous Post

Mahfud Md Emoh Tanggapi Dugaan Pembocoran Dokumen KPK oleh Firli Bahuri

Next Post

Musrenbang Dinilai Momentum Menyusun Perencanaan Pembangunan Aceh yang Berkualitas

Next Post
Musrenbang Dinilai Momentum Menyusun Perencanaan Pembangunan Aceh yang Berkualitas

Musrenbang Dinilai Momentum Menyusun Perencanaan Pembangunan Aceh yang Berkualitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gerimis Tak Padamkan Api Taptu, Pidie Jaya Sambut HUT ke-81 RI

Gerimis Tak Padamkan Api Taptu, Pidie Jaya Sambut HUT ke-81 RI

16/08/2026
Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh

16/08/2026
Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Ricuh di Peringatan Hari Damai Aceh

16/08/2026
KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

KPPI Aceh Naik Trans Kutaraja, Serap Aspirasi Penumpang soal Layanan Gratis

16/08/2026
Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

Peserta Karnaval HUT RI ke-81 di Abdya Kenakan Pakaian Wartawan, Ajak Warga Melek Informasi

16/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Serangan Militer Myanmar Tewaskan Sedikitnya 50 Orang dalam Pertemuan Oposisi

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com