SIGLI – Partai Golkar kabupaten Pidie resmi mendaftarkan Bacalegnya dengan menargetkan penambahan kursi dari Caleg potensial yang telah didaftarkan ke KIP kabupaten Pidie, Minggu, 14 Mei 2023
Ketua Partai Golkar kabupaten Pidie T. Saifullah TS mengatakan dari 5 kursi sebelumnya ingin menambahkan kursi sebanyak – banyak di Pileg 2024.
“Target kursi ke depan untuk pemilu 2024, Golkar menargetkan kursi dengan berikhtiar ingin menambah kursi dari 5 yang sudah ada,” katanya
“Dari hasil pemilu 2019 kita mendapat 1 kursi di setiap Dapil. Jadi untuk 2024 memang ada beberapa Dapil yang ingin kita target kursi bertambah, misalnya di Dapil 1 dan Dapil 2, serta Dapil 3 itu, kita upayakan disetiap Dapil itu bisa menambah kursi dari yang sudah ada,” ujar T. Saifullah TS.
“Persoalan isu tidak mendaftarkan kader terbaik di Bacaleg itu tidak tepat, itu dinamika, dan kita mengapresiasi persoalan itu, dan menjadi energi positif untuk Golkar, karena berpedoman pada PO yang telah diterbitkan oleh DPP.”
“Kita juga berkomitmen dari apa yang telah diputuskan, dan untuk menghadapi kompetisi baik Pileg, Pilpres dan Pilkada Golkar sudah mengusung kader-kader Golkar terbaik sesuai instruksi DPP, dan kita mempersiapkan fungsionaris 200% itu di awal 2022 itu sudah diputuskan oleh DPP, baik DPD 1 dan DPD 2 untuk menyeleksi Caleg dalam kota 200% dan 6 bulan yang lalu dari 200% digantikan menjadi 150%. Jadi dalam sebulan terakhir dari 150 itu diputuskan menjadi 100%. Nah Golkar Kabupaten Pidie sudah sesuai mekanisme DPP, jadi tidak tepat jika ada yang mengatakan bahwa ada kader-kader tidak dimasukkan dalam Bacaleg Golkar,” jelas TS.
“Ada tugas dan kewajiban yang harus di ikuti oleh setiap kader Golkar, hingga dia terseleksi dari 200%, 150% dan 100% untuk menjadi Bacaleg ada kewajiban yang harus diikuti sesuai dengan mekanisme partai. Dia tidak ikuti jadi kami menganggap bahwa mereka-mereka yang mengatakan demikian itu orang-orang yang ngak paham, kurang tepat. Jadi saya tidak menyalahkan mereka wajarlah ketika dalam politik itu ada dinamika, ketika kita tidak mendapatkan kesempatan kita kecewa wajarlah, tetapi pahamilah bahwa di partai Golkar itu punya mekanisme yang ada harus diikuti, “ Jelas T. Saifullah TS . [Mul]










