BANDA ACEH – Sebanyak 8 jamaah haji asal Aceh masih dirawat di Arab Saudi.
Hal ini disampaikan Kepala Kemenag Aceh, Azhari, dalam temu pers di Media Center Asrama Haji Banda Aceh, Selasa 4 Juli 2023.
“Ada 8 jamaah haji kita yang masih dirawat di Arab Saudi,” kata Azhari.
“Sebanyak 6 orang dirawat di Mekkah dan dua lainnya di Madinah,” ujarnya lagi.
Para jamaah haji ini, kata Azhari, akan dipulangkan seusai dinyatakan sehat nantinya.
“Kapan mereka sembuh, baru dipulangkan. Kalau sembuh pas kloternya berangkat, ya langsung dipulangkan. Kalau tidak, menyusul pada kloter berikutnya. Kalau tidak juga, akan dipulangkan dengan pesawat komersil,” ujar Azhari.
Sebelumnya diberitakan, pendaratan jamaah haji kloter I asal Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, dilaporkan mengalami keterlambatan hampir 3 jam.
Jadwal yang sebelumnya disebutkan Selasa malam, 4 Juli 2023, pukul 23.00 WIB, bergeser ke Rabu dini hari pukul 5 Juli 2023, pukul 02.30 WIB.
Hal ini disampaikan perwakilan Garuda Indonesia dalam temu pers di media center di Asrama Haji Banda Aceh, Selasa 4 Juli 2023.
“Ini karena padatnya penerbangan di Arab Saudi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Aceh, Azhari, mengatakan kloter 1 yang akan kembali ke Aceh berjumlah Kloter 392 jamaah haji.
“Mereka akan mendarat pukul 02.30 WIB dini hari,” ujar Azhari.
Secara keseluruhan, kata dia, jamaah haji Aceh berjumlah 4562 jamaah plus petugas. Hingga Selasa 4 Juli 2023, jumlah jamaah haji yang meninggal berjumlah 7 orang.









