Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa USK-Dinkes Gelar Pengobatan Massal bagi Warga Pedalaman Aceh

Admin1 by Admin1
24/09/2023
in Nanggroe
0
Mahasiswa USK-Dinkes Gelar Pengobatan Massal bagi Warga Pedalaman Aceh

Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universtas Syiah Kuala memerksa kadar gula dara seorang lansia saat acara pengobatan massal di Desa Bayu, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (24/9/2023). (ANTARA/Khalis Surry)

Banda Aceh – Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh bersama Dinas Kesehatan Aceh menggelar pengobatan massal bagi masyarakat Desa Bayu dan Ayon, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa pedalaman.

Kegiatan ini dikemas dalam Gerakan Mahasiswa Keperawatan Peduli Masyarakat (Gempar), dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada pelajar sekolah dasar dan menengah pertama, kelompok lanjut usia (lansia), pencegahan stunting hingga edukasi peduli lingkungan.

“Pengobatan massal ini merupakan acara utama dalam kegiatan Gempar. Sebelumnya kami sudah melakukan penyuluhan kesehatan bagi anak SD, SMP, dan penyuluhan stunting, lansia serta juga siaga bencana,” kata Ketua Pelaksana Gempar Fani Azhari Cibro di Aceh Besar, Minggu.

Ia menjelaskan pengobatan massal itu menyasar sekitar 200 warga, bahkan lebih. Sebelum menentukan lokasi kegiatan, pihaknya juga sudah lebih dulu melakukan survei untuk menganalisis 10 penyakit terbanyak di desa tujuan.

“Dalam survei, kami mencari data 10 penyakit terbanyak, jumlah lansia, ibu hamil dan anak-anak. Disini penyakit paling besar adalah scabies, selain itu ada juga diabetes melitus, hipertensi, stunting dan beberapa penyakit lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Aceh dr Yuanita Ananda mengatakan pengobatan massal di desa pedalaman itu memang kerap dilakukan Dinas Kesehatan Aceh bersama mahasiswa keperawatan USK. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Bahkan, kata dia, Dinas Kesehatan Aceh juga memiliki tim pelayanan kesehatan bergerak yang khusus menyasar daerah-daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan di provinsi paling barat Indonesia itu untuk mendekatkan layanan kesehatan lanjutan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga salah satu program dari kita untuk mendekatkan akses layanan masyarakat, yang melibatkan beberapa dokter spesialis dari provinsi maupun kabupaten lokasi pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Untuk pengobatan massal kali ini, lanjut dia, pihaknya membawa tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Kesehatan Aceh Besar, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, RSUD Aceh Besar dan klinik di Aceh Besar.

Adapun dokter spesialis yang dihadirkan yakni dokter spesialis THT, kebidanan, penyakit dalam, saraf, jantung, anak, kulit, serta dokter gigi. Harapannya kehadiran para dokter spesialis ini ke desa memudahkan masyarakat mendapat pelayanan maksimal.

“Seperti kita ketahui masyarakat pedalaman ini sulit mendapat pelayanan kesehatan lanjutan, sehingga kita mendekatkan aksesnya kepada masyarakat dengan mendatangkan dokter spesialis,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Satu Truk Tenggelam di Sungai Mas Aceh Barat

Next Post

Sekdakota Apresiasi Pelatihan Edukasi Bencana bagi Generasi Millenial

Next Post
Sekdakota Apresiasi Pelatihan Edukasi Bencana bagi Generasi Millenial

Sekdakota Apresiasi Pelatihan Edukasi Bencana bagi Generasi Millenial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Lagi, Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Jantho

12/04/2026
PMI Jakarta Pusat Jalankan Misi Kemanusiaan Tahap ke-3 di Tamiang

PMI Jakarta Pusat Jalankan Misi Kemanusiaan Tahap ke-3 di Tamiang

12/04/2026
Mahasiswa Asal Abdya Nahkodai HMP Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Periode 2026–2027

Mahasiswa Asal Abdya Nahkodai HMP Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Periode 2026–2027

12/04/2026
Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

12/04/2026
Ohku, Tiga Kurir Ganja 151 Kilogram Asal Aceh Kini Dihukum Mati

Ohku, Tiga Kurir Ganja 151 Kilogram Asal Aceh Kini Dihukum Mati

12/04/2026

Terpopuler

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

09/04/2026

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Negara Tak Boleh Tutup Mata: Warga Kuala Kepeung Tuntut Pengembalian Tanah dari HGU PT ASN

Ketua TP PKK Aceh Tengah: Perempuan Kunci Utama Kemajuan Bangsa

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com