Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Warga di Pesisir Barat Selatan Aceh Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi, Apa Itu?

Admin1 by Admin1
25/09/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Uni Emirat Arab Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pantai barat selatan Aceh agar mewaspadai tingginya potensi hujan yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Pasalnya kondisi cuaca itu berpotensi risiko bencana hidrometeorologi di tengah masyarakat.

“Hingga dua hari ke depan yang diprakirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan juga tanah longsor,” kata prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti, Minggu (24/9) malam seperti dikutip dari Antara.

Almira menjelaskan alasan potensi hujan lebat tersebut selama dua hari ke depan di wilayah Aceh Selatan.

“Penyebab terjadinya potensi hujan lebat ini karena aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) atau gelombang osilasi di wilayah Samudra Hindia bagian Timur dekat dengan Indonesia, yang mempengaruhi ke pertumbuhan awan konvektif daerah Indonesia khususnya wilayah Aceh,” kata dia.

Seperti diketahui, Madden Julian Oscillation (MJO) merupakan aktivitas intra seasonal yang terjadi di wilayah tropis, yang dapat dikenali berupa adanya pergerakan aktivitas konveksi, yang bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang biasanya muncul setiap 30 sampai 40 hari.

Selain MJO, kata Almira, berdasarkan peta prakiraan angin 3.000 ft terdapat daerah konvergensi di sekitar Aceh bagian barat dan selatan, yang menyebabkan penumpukan massa udara di wilayah tersebut, dan meningkatkan potensi tumbuhnya awan konvektif penyebab terjadinya hujan lebat.

BMKG juga memprakirakan akibat fenomena tersebut, kondisi cuaca yang masih diprakirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Tingginya potensi curah hujan ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti bencana banjir, tanah longsor maupun angin kencang,” kata Almira Aprilianti menambahkan.

BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat di wilayah pantai barat selatan Aceh, diprakirakan akan terjadi hingga dua hari ke depan, cuaca seperti ini diprakirakan masih akan terjadi

“Dampak terhadap lingkungan apabila cuaca seperti ini terjadi yaitu terjadinya banjir maupun tanah longsor yang dapat mengakibatkan akses jalan terputus,” katanya.

Akibat tingginya potensi hujan, kata dia, aktivitas masyarakat yang bekerja di luar ruangan juga diprakirakan akan terganggu dengan cuaca hujan seperti ini.

“Untuk nelayan yang akan melaut juga selalu waspada dan berhati-hati dalam kondisi cuaca yang diprakirakan akan terjadi hujan hingga dua hari ke depan,” katanya.

Selain itu, per Minggu, BMKG memantau ada bibit siklon tropis dekat Indonesia.

“BIbit siklon tropis 91W terpantau berada di Laut China Selatan,” demikian keterangan resmi BMKG, Minggu.

Diperkirakan intensitas bibit siklon itu tidak memberikan dampak terhadap cuaca sejumlah daerah di Indonesia.

Dampak bibit siklon 91W adalah terjadi hujan sedang disertai kilat dan angin kencang di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tinjau Vaksinasi Sapi dan Ayam Petelur, Pj Bupati Aceh Utara Apresiasi Bisnis Peternakan

Next Post

Gegana Polda Aceh Berhasil Jinakkan Bom 30 Kilogram di Pidie Jaya

Next Post
Gegana Polda Aceh Berhasil Jinakkan Bom 30 Kilogram di Pidie Jaya

Gegana Polda Aceh Berhasil Jinakkan Bom 30 Kilogram di Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

11/04/2026
Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

11/04/2026
Menlu Saudi Telepon Menlu Iran dan AS soal Situasi Panas Timur Tengah

Menlu Saudi Telepon Menlu Iran dan AS soal Situasi Panas Timur Tengah

11/04/2026
Israel Blokir Spanyol dari Tim Gencatan Senjata Gaza yang Dipimpin AS

Israel Blokir Spanyol dari Tim Gencatan Senjata Gaza yang Dipimpin AS

11/04/2026
Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com