LHOKSEUMAWE – Ketua Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh Utara, Teungku Muhammad Nur M.Si, atau akrab disapa Waled Tabina Aceh, mengatakan penggunaan dana Otsus untuk PON.
Menurutnya, ini karena dana Otsus itu harus diperuntuk untuk kemaslahatan dan kemakmuran rakyat Aceh yang harus diutamakan.
“Masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan yang bersifat emergency yang harus ditangani segera oleh gubernur dan DPRA serta bukan malah menghamburkan uang segitu banyak untuk bereuforia olahraga di atas penderitaan rakyat Aceh,” kata Teungku H Muhammad Nur yang juga merupakan Caleg DPRA PAS nomor urut 1 Dapil 5 Aceh Utara dan Lhokseumawe saat mendaftarkan 120 persen Bacalegnya terlengkap di KIP Aceh Utara pada Selasa 3 Oktober 2023.
“Inilah sebuah kesalahan besar pemerintah pusat menunjuk gubernur yang sama sekali tidak mengerti nilai-nilai keacehan.”
“Pun demikian kalau ada anggota DPRA dari partai manapun yang mendukung dana Otsus digunakan untuk PON maka rakyat Aceh haram memilihnya kembali itu sebagai wujud hukuman nyata yang harus rakyat lakukan pada pemilu 2024 nanti,” katanya.
Menurut Waled Tabina, Otsus harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemaslahatan Masyarakat di Aceh.
Salah satunya seperti penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dapatnya dirasakan benar oleh masyarakat.
“Disatu sisi, layanan JKA terancam terhenti pada 1 November 2023. Sementara di sisi lain, Otsus mau digunakan untuk PON. Dua hal ini saya nilai bertolak belakang. Untuk JKA tidak ada, sedangkan untuk PON diprioritaskan,” ujarnya.










