BLANGPIDIE – H. Hasrul Hasan kembali nahkodai Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), usai terpilih secara aklamasi untuk priode keduanya.
Kepastian itu didapat dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Ke-IV Kadin Abdya di Hotel Grand Louser Blangpidie, yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Kabupaten Abdya H. Darmansah, S. Pd MM, Sabtu (21/10/2023).
Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRK Nurdianto, perwakilan Kapolres, Kajari, pengusaha, pelaku UMKM, mitra Kadin, para Mukim, pengurus Kadin Aceh dan Abdya.
“Kabupaten Abdya banyak sekali potensi untuk digali dan dikembangkan, serta Abdya menjadi kabupaten yang sangat diminati orang luar, karena lokasinya yang strategis,” kata Darmansah.
Kata Darmansah, karena akses yang sudah sangat bagus, ikan segar di Abdya sekarang sudah bisa dinikmati di Gayo Lues pada siang hari, ini pertanda Abdya akan semakin berkembang.
“Juga surplus beras sehingga daerah ini sangat mudah dikembangkan potensinya. Maka kita akan terus membangkitkan ekonomi termasuk menghadirkan investor luar dan akan diistimewakan,” sebutnya.
Sementara Ketua Kadin Abdya Hasrul Hasan mengatakan, lima tahun menjabat di priode pertama tentu banyak hal kurang dan itu menjadi PR di priode kedua ini agar Kadin Abdya lebih baik lagi.
Terlebih pasca Covid 19 yang melamahkan kegiatan Kadin Abdya sehingga butuh waktu untuk kembali ke tahap normal, dan pasca Covid 19 perlahan-lahan Kadin terus berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan kegiatan-kegiatan pokok.
“Pasca keluar dari Covid 19, Kadin terus berbuat. Kita telah membagikan ratusan tenda kepada para pedagang kaki lima dalam Bulan Ramadhan, Kadin juga mendorong perekonomian di Abdya sehingga tumbuh subur, melakukan kerjasama dengan UTU Meulaboh, menciptakan kemajuan wisata Abdya dan banyak hal lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya mendorong pemerintah untuk mengadakan kembali Dinas Pariwisata di Abdya, karena di Abdya dinas itu tidak ada dan ini menjadi kelemahan Abdya disektor itu.
“Kita mendorong dinas Pariwisata ada di Abdya, ini kelemahan, kita akan terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah untuk lahirnya dinas ini di Abdya,” katanya. (Rusman)










