Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Nyan, Tim UNHCR Diusir Warga Tamiang saat Cek Lokasi Penampungan Rohingya

Admin1 by Admin1
13/12/2023
in Lintas Timur
0
Lagi, 200 Rohingya Kembali Mendarat di Ujong Kareung Sabang

Ratusan pengungsi Rohingya terdampar di tepi pantai Kota Sabang, Aceh, Selasa (21/11/2023) malam (SERAMBINEWS.COM/AULIA PRASETYA)

Tamiang – Warga Aceh Tamiang menolak daerah mereka dijadikan tempat penampungan sementara pengungsi Rohingya. Tim UNHCR yang meninjau pun diusir masyarakat sehingga harus meninggalkan lokasi.

Dilihat detikSumut dari video yang beredar, Selasa (12/12/2023), warga tampak menggelar aksi saat tim UNHCR, IOM dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang hendak meninjau lokasi yang direncanakan tempat penampungan sementara di lahan perkebunan sawit PTPN. Rombongan kemudian meninggalkan lokasi dengan diikuti warga hingga ke mobil.

Seorang warga tampak membawa alat pengeras suara dan berbicara penolakan. Dalam video juga terdengar adanya suara berisi ancaman membakar mobil rombongan.

Rombongan yang terdiri dari pria dan wanita tampak langsung masuk ke mobil yang parkir di pinggir jalan. Mereka disebut langsung meninggalkan lokasi.

Pj Bupati Aceh Tamiang Meurah Budiman, mengatakan, Aceh Tamiang awalnya menjadi salah satu lokasi alternatif penempatan sementara pengungsi Rohingya. Para pengungsi tersebut rencananya akan ditempatkan di lahan milik PTPN.

“Namun pada saat pengecekan lokasi oleh pihak IOM dan UNHCR bersama pejabat Pemkab Aceh Tamiang, masyarakat di sana menolak dan melakukan orasi penolakan sehingga pihak IOM dan UNHCR meninggalkan lokasi tersebut,” kata Meurah saat dimintai konfirmasi detikSumut.

Meurah menyebutkan, lahan yang tersedia untuk lokasi penampungan di Aceh Tamiang hanya milik PTPN. Setelah adanya penolakan di lokasi tersebut, saat ini tidak ada pilihan tempat lain di Aceh Tamiang.

“Tidak ada lokasi lain di Aceh Tamiang,” jelasnya.

detikSumut sudah mencoba mengkonfirmasi pihak UNHCR terkait penolakan tersebut namun hingga kini belum mendapatkan respon.

Diketahui, Pemerintah Aceh disebut berencana memindahkan seluruh pengungsi Rohingya ke tempat penampungan sementara di Aceh Tamiang dan Gayo Lues. Opsi relokasi ke dua daerah itu disebut sedang dibahas lebih lanjut.

“Masih opsi-opsi yang lagi dimatangkan oleh pemerintah, karena prosesnya kan perlu dipastikan semua siap,” kata Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Faisal Rahman saat dimintai konfirmasi detikSumut, Selasa (12/12/2023).

Para pengungsi Rohingya saat ini ditampung sementara di tiga lokasi di Pidie, satu lokasi Sabang, dan gedung bekas kantor imigrasi Lhokseumawe. Sementara gelombang terakhir Rohingya berjumlah 135 orang saat ini masih ditempatkan di Balai Meuseraya Aceh (BMA) di Banda Aceh.

Sumber: detik.com

Previous Post

Jumlah Imigran Rohingya di Aceh Capai 1.684 Orang

Next Post

Puluhan Pemuda Aceh Besar Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Next Post
Puluhan Pemuda Aceh Besar Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Puluhan Pemuda Aceh Besar Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Judi Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Minta Pembangunan Aceh Pascabencana tidak Hanya Berorientasi Fisik, Tapi Juga Pemulihan Sosial dan Adat

Wali Nanggroe Minta Pembangunan Aceh Pascabencana tidak Hanya Berorientasi Fisik, Tapi Juga Pemulihan Sosial dan Adat

08/04/2026
Safwandi Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah, Warga Diminta Jaga Aset

Safwandi Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah, Warga Diminta Jaga Aset

08/04/2026
Sekda Aceh Besar Apresiasi Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho

Sekda Aceh Besar Apresiasi Pelatihan Digital Marketing di Kawasan Transmigrasi Jantho

08/04/2026
AS-Israel Bombardir Iran Lagi, Kota Dekat Teheran Porak-poranda

AS-Israel Bombardir Iran Lagi, Kota Dekat Teheran Porak-poranda

08/04/2026
Menteri Pigai Usul RUU Kebebasan Beragama Cegah Intoleransi

Menteri Pigai Usul RUU Kebebasan Beragama Cegah Intoleransi

08/04/2026

Terpopuler

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

27/11/2023

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Akademisi USK Nilai Pemangkasan Jumlah Penerima JKA Bentuk Lemahnya Kinerja DPR Aceh

Benarkah Polisi Mulai Telisik Satu Persatu ‘Pokir’ Abang Samalanga?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com