BLANGPIDIE – Warga pengguna kendaraan yang sering melintas di jembatan Krueng Beukah Kabupaten Aceh Barat Daya, mengeluhkan kondisi aspal lantai jembatan yang mengelupas.
Kerusakan ini menimbulkan keresahan dan kekhawatiran bagi pengguna jalan, terutama saat hujan atau malam hari apalagi pengendara yang sering mengalihkan aksesnya dari lobang aspal dan ditakutkan terjadinya laka.
Arus lalulintas yang ramai digunakan embatan tersebut merupakan salah satu akses alternatif tersibuk menuju pusat kota Blangpidie dari arah Seunaloh maupun sebaliknya.
Salah satu warga, Rizal (35), mengatakan bahwa aspal lantai jembatan sudah lama mengelupas dan berlubang, namun belum ada tindakan perbaikan dari pihak terkait.
Ia mengaku sering merasa was-was saat melintas di jembatan tersebut, karena takut terjadi kecelakaan.
“Aspalnya sudah bolong-bolong, kalau hujan jadi licin dan berbahaya. Apalagi kalau malam, gelap dan susah lihat lubangnya,” kata Rizal, Sabtu (03/02/2024).
Rizal menambahkan, kerusakan aspal lantai jembatan juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Pengendara harus mengurangi kecepatan atau menghindari lubang-lubang yang diakibatkan pengelupasan aspal lantai jembatan tersebut,” terangnya.
Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut, agar tidak menimbulkan korban jiwa.
“Ini kan jembatan yang cukup ramai dilewati, kalau nggak segera diperbaiki, bisa-bisa jembatan ini akan menimbulkan korban akibat kecelakaan,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat Daya, Alfian Liswandar, menyebutkan jembatan Krueng Beukah Jalan Mayang tersebut merupakan wewenang Provinsi.
“Jabatan tersebut wewenang Provinsi, namun kita sudah berkoordinasi untuk segera ditangani,” singkatnya. [Rusman]











