LHOKSEUMAWE – Ketua Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh Utara, Teungku Muhammad Nur, menyesalkan adanya statemen dari Sekretaris Mustasyar PAS Aceh, Teungku Rasyidin Ahmad atau akrab disapa Waled NURA, soal pembekuan kepengurusan PAS Aceh Utara.
Pasalnya, kata Teungku M. Nur, pihaknya hingga saat ini belum menerima selembar surat keputusan apapun terkait hal ini. Harusnya, keputusan PAS Aceh harus diikuti dengan keterangan resmi.
Statemen Waled NURA dinilai justru suasana di PAS Aceh, termasuk di dalamnya PAS Aceh Utara.
Harusnya, kata Teungku M. Nur, Waled NURA menahan diri dulu untuk tidak berkomentar apapun terkait PAS Aceh Utara hingga adanya surat resmi dari PAS Aceh terkait status kepengurusan PAS Aceh Utara.
“PAS Aceh Utara masih solid. Mustasyar PAS Aceh Utara tak menerima keluhan apapun. Sesuai AD ART PAS, kita di PAS Aceh Utara juga tak menerima teguran apapun. Kok tiba tiba ada statemen dibekukan. Surat resminya juga belum ada.”
“Kita belum menerima selembar suratpun terkait isu pembekuan PAS Aceh Utara,” ujar alumni Dayah Tanoh Mirah Bireuen ini lagi.
Terkait sikap yang akan diambil, kata Teungku M. Nur, pihaknya menunggu surat resmi dari PAS Aceh.
“Kita tunggu surat resmi dulu.”
“Saya masih ketua PAS Aceh Utara. PAS Aceh Utara masih baik baik saja. Yang ributkan justru PAS Aceh kan,” ujarnya.










