BANDA ACEH – Hampir 70 persen para jamaah haji yang berangkat pada 2024 dari Aceh berusia di atas 50 tahun.
Hal ini terungkap dalam temu pers yang berlangsung di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Banda Aceh, Selasa 28 Mei 2024.
Temu pers ini dihadiri langsung oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari, serta didampingi oleh perwakilan Garuda Indonesia, UPTD Asrama Haji serta pihak terkait lainnya.
Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, jamaah haji yang berangkat dari Aceh pada 2024 berjumlah 4.710 orang, termasuk petugas.
Untuk jamaah yang berusia 18 hingga 20 tahun berjumlah 17 orang atau 0,4 persen. Kemudian jamaah yang berusia 21 hingga 30 berjumlah 157 orang atau 3,3 persen.
Sedangkan jamaah yang berusia 31 hingga 40 berjumlah 307 orang atau 6,5 persen. Selanjutnya, jamaah yang berusia 41 hingga 50 berjumlah 836 orang atau 17,7 persen.
Kemudian jamaah yang berusia 51 hingga 60 berjumlah 1.460 orang atau 31,0 persen. Sedangkan jamaah yang berusia 61 hingga 70 berjumlah 1.281 orang atau 27,2 persen.
Selanjutnya, jamaah yang berusia 71 hingga 80 berjumlah 466 orang atau 9,9 persen. Kemudian jamaah yang berusia 81 hingga 90 berjumlah 133 orang atau 2,8 persen.
Terakhir, jamaah yang berusia 91 hingga 100 tahun berjumlah 53 orang atau 1,1 persen.
“Untuk tahun ini, Kemenag tetap mengusung tagline ‘haji ramah lansia.’ Kita berharap semua petugas memberikan pelayanan terbaik kepada tamu Allah tersebut,” ujar Azhari di sela sela temu pers.
Menurutnya, sesuai dengan arahan Kemenag RI, pihaknya berkerjasama dengan para pihak diminta memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji, mulai dari Asrama Haji, akomodasi, perjalanan Udara hingga tiba di tanah suci dan Kembali lagi ke Aceh nantinya.
“Kloter I untuk Aceh, akan masuk asrama Selasa sore nanti,” ujar Azhari.










