Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Dinkes Sasar Remaja di Banda Aceh Sosialisasi Pencegahan HIV AIDS

redaksi by redaksi
14/06/2024
in Lintas Timur
0
Dinkes Sasar Remaja di Banda Aceh Sosialisasi Pencegahan HIV AIDS

Ilustrasi - Sejumlah pelajar terpilih sebagai duta HIV-AIDS Kota Banda Aceh ketika peringatan Hari Aids sedunia di Banda Aceh, Senin (12/12/2011). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh terus menyosialisasikan secara masif kepada kelompok remaja di daerah itu dalam upaya pencegahan penularan kasus penderita HIV AIDS yang terus menunjukkan peningkatan di wilayah ibukota Provinsi Aceh itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Banda Aceh Supriyadi di Banda Aceh, Jumat, mengatakan pihaknya mencatat penderita HIV AIDS di Banda Aceh sudah mencapai 441 kasus, terhitung sejak tahun 2008 hingga Mei 2024.

“Dari laporan yang kita dapatkan, sebagian besar penularan dari penyimpangan perilaku seksual yang berisiko, terutama LSL (laki-laki seks laki-laki),” katanya.

Ia menjelaskan, perkembangan kasus penderita HIV AIDS di Banda Aceh terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Data sejak 2008-2020, penderita HIV AIDS paling tinggi hanya 10 kasus per tahun.

Peningkatan kasus mulai terjadi pada 2021 yang mencapai 84 kasus, tahun 2022 sebanyak 88 kasus, tahun 2023 sebanyak 140 kasus, serta hingga Mei 2024 sebanyak 68 kasus. Para penderita umum laki-laki dengan rentang usia 19-30 tahun.

“Ini semua merupakan kasus baru, laporan per tahun. Jadi HIV tidak ada sembuh, yang ada hanya penambahan (kasus, red),” ujarnya.

Peningkatan angka kasus penderita HIV AIDS di Banda Aceh juga dinilai seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Oleh karena itu, Dinkes Banda Aceh juga gencar sosialisasi kepada remaja siswa, mahasiswa dan pemeriksaan kepada kelompok rentan, sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan penularan kasus HIV AIDS.

“Kita sosialisasi sekaligus pemeriksaan screening. Apabila reaktif, maka dirujuk untuk melakukan pemeriksaan penegakan diagnosa. Kalau positif, maka disarankan berobat secara rutin, minum obat seumur hidup,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi warga yang sudah terlanjur melakukan penyimpangan seks berisiko maka diminta untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan, dan juga diharapkan tidak mengulangi lagi perilaku tersebut.

“Kalau pun memang positif, segera konseling, pemeriksaan dan berobat, kita melakukan pendampingan. Saran kita agar tidak melakukan lagi perilaku seksual berisiko ke orang lain supaya tidak menularkan ke yang lainnya,” ujarnya.

Selain menular melalui penyimpangan seks berisiko, kata Supriyadi, virus HIV AIDS juga dapat menular dari dari ibu ke anak melalui Air Susu Ibu (ASI), serta serangkaian prosedur medis yang tidak sesuai ketentuan seperti saat operasi, transfusi darah, cuci darah dan lainnya.

“Tapi untuk prosedur medis, dengan adanya akreditasi sekarang, seperti sudah sangat jarang terjadi. Yang paling berisiko dan banyak laporan kita terima adalah dari perilaku seksual berisiko, dan ada juga yang menularkan ke istrinya, dan istri menularkan ke anak,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

PIKABAS Kembali Serahkan Bantuan Hewan Kurban Idul Adha

Next Post

Disdik Larang Keras Pungli Penerimaan Siswa Baru di Aceh

Next Post
Disdik Larang Keras Pungli Penerimaan Siswa Baru di Aceh

Disdik Larang Keras Pungli Penerimaan Siswa Baru di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aceh Dinilai Perlu Ubah Posisi Strategis Selat Malaka Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

Aceh Dinilai Perlu Ubah Posisi Strategis Selat Malaka Jadi Kekuatan Ekonomi Digital

09/09/2026
TPQ Baitusshalihin Ulee Kareng Raih Juara Umum FASI Kota Banda Aceh 2026

TPQ Baitusshalihin Ulee Kareng Raih Juara Umum FASI Kota Banda Aceh 2026

09/09/2026
TNI Hadiahi Rumah Baru untuk Guru Mengaji di Aceh Utara

TNI Hadiahi Rumah Baru untuk Guru Mengaji di Aceh Utara

09/09/2026
“Anggaran Rehab Rekon di Aceh Capai Rp25,6 Triliun, 92 Persen Dikelola Pusat”

“Anggaran Rehab Rekon di Aceh Capai Rp25,6 Triliun, 92 Persen Dikelola Pusat”

09/09/2026
Tim Unit Reaksi Cepat Polres Abdya Tangkap ‘Ninja Sawit’ di Kuala Batee

Tim Unit Reaksi Cepat Polres Abdya Tangkap ‘Ninja Sawit’ di Kuala Batee

09/09/2026

Terpopuler

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

Dinkes Sasar Remaja di Banda Aceh Sosialisasi Pencegahan HIV AIDS

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

[Opini] Peu Haba Pidie;Sebuah Catatan Menyambut Hari Jadi Pidie ke-515

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com