Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sambangi Penyandang Talasemia, Ketua PMI Kota Banda Aceh Beri Santunan dan Bantuan Sembako

redaksi by redaksi
02/08/2024
in Nanggroe
0
Sambangi Penyandang Talasemia, Ketua PMI Kota Banda Aceh Beri Santunan dan Bantuan Sembako

Banda Aceh – Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri beserta pengurus PMI Kota Banda Aceh dan Ketua PMI Kabupaten Nagan Raya mengunjungi penyandang talasemia yang sedang menjalani transfusi darah di Gedung Onkologi RSUDZA, Banda Aceh, pada Jumat, 2 Agustus 2024. Kunjungan kemanusiaan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi penyandang talasemia yang selama ini rutin berkomunikasi dengan PMI Kota Banda Aceh terkait kebutuhan darah.

Haeqal dan jajaran pengurus PMI Kota Banda Aceh tiba sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, belasan penyandang talasemia dari berbagai usia sedang berbaring di atas hospital bed dan menerima transfusi darah. Dalam kesempatan itu, Haeqal turut berbincang dengan para penyandang talasemia yang sedang berjuang dengan kondisi kesehatannya.

Muhammad Nurayaqi, penyandang talasemia dari Lampakuk, Aceh Besar, mengatakan kepada Haeqal jika dirinya bulan ini membutuhkan tiga kantong darah untuk transfusi. Biasanya, ia butuh dua kantong darah. “Saya bulan ini (transfusinya) agak telat dari jadwal, makanya butuh tiga kantong darah,” kata Muhammad Nurayaqi dalam bahasa Aceh.

Merespon itu, Haeqal menyemangati Nurayaqi agar tetap menjaga kesehatan dan tabah dalam menghadapi kondisi yang dialaminya. Ia mengatakan, kesabaran dalam menghadapi penyakit memiliki nilai ibadah yang besar di sisi Allah. Di samping itu, Haeqal juga bertanya mengenai pengalamannya selama transfusi darah.

“Sekarang untuk transfusi lancar karena darahnya ada, mudah. Dulu pernah waktu mau transfusi nggak ada darah, jadi keluarga telepon PMI. Alhamdulillah responnya cepat,” cerita Nurayaqi. Ia mengaku terbantu dengan layanan Call Center Unit Donor Darah PMI Kota Banda Aceh yang aktif 24 jam dan cepat respon.

Usai berbincang-bincang dengan penyandang talasemia, Haeqal turut memberikan santunan dan sembako kepada para penyandang talasemia. Ia menuturkan, keberadaan para penyandang talasemia selama ini bukan hanya sebagai penerima manfaat dari darah yang disumbangkan para pendonor, tapi secara tidak langsung, para penyandang talasemia juga mengajarkan tentang perjuangan dan kesabaran.

“Sejatinya kunjungan kami hari ini selain untuk program Jumat Berkah, juga untuk silaturrahmi. Tapi alhamdulillah, hari ini kami melihat bahwa ada banyak saudara yang sedang berjuang untuk tetap sehat. Ini menjadi vitamin semangat bagi kami di PMI agar terus giat mengajak masyarakat untuk donor darah, karena manfaat donor darah untuk saudara kita yang membutuhkan itu sangat besar,” ujar Haeqal.

Haeqal menyebutkan, saat ini ada sekitar 700an penyandang talasemia di Aceh. Karena itu, kata Haeqal, kesadaran masyarakat untuk mau donor darah sukarela secara rutin sangat dibutuhkan agar pasien yang membutuhkan darah di rumah sakit mudah mendapatkan darah.

Rata-rata, pasien talasemia yang melakukan transfusi darah di RSUDZA pada Senin-Kamis berjumlah sekitar 50 orang. Sementara pada Jumat, jumlah pasien talasemia yang transfusi darah rata-rata berada di bawah 30 orang. Pada hari ini, terdapat sebanyak 26 pasien talasemia yang menerima transfusi darah di RSUDZA, yang terbagi pada 11 pasien di pagi hari dan 15 lainnya transfusi darah pada siang hari.

Selama ini, program ASN berdonor yang dijalankan Pemerintah Aceh dan kegiatan donor darah rutin dari TNI-Polri sangat membantu PMI Kota Banda Aceh dalam memenuhi permintaan darah pasien di rumah sakit. Namun demikian, kata Haeqal, rata-rata pendonor rutin sukarela di Banda Aceh dan sekitarnya didominasi oleh orang dewasa. Ia ingin kedepan generasi muda juga berpartisipasi aktif ikut donor darah sukarela secara rutin.

“Sekarang anak muda yang donor darah ada, biasanya kalau ada kegiatan di kampus atau komunitas. Tapi kita pingin donor darah ini jadi lifestylenya anak muda, karena donor darah banyak manfaatnya,” jelas Haeqal.

Ia mengatakan, selama ini secara berkala PMI Kota Banda Aceh melakukan kegiatan sosialisasi donor darah di sekolah dan perguruan tinggi. Ia berharap, kesadaran masyarakat Aceh, khususnya generasi muda untuk donor darah bisa meningkat sehingga pasien yang membutuhkan darah di rumah sakit tidak sulit dalam mendapatkan darah. []

Previous Post

Poliven Tampung Pemain Futsal PON Aceh

Next Post

Pemkab Aceh Timur Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Next Post
Pemkab Aceh Timur Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Pemkab Aceh Timur Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

02/04/2026
Terima Kunjungan Kaposwil PRR, Wali Nanggroe Minta Penanganan Menyeluruh Aceh Pasca Bencana

Terima Kunjungan Kaposwil PRR, Wali Nanggroe Minta Penanganan Menyeluruh Aceh Pasca Bencana

02/04/2026
Bima Arya Ingatkan Praja IPDN Jaga Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Bima Arya Ingatkan Praja IPDN Jaga Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

10 Desa di Aceh Tengah Kembali Terisolir Akibat Banjir Bandang

02/04/2026
Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

02/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com