MEUREUDU – Para santri di Dayah Madinatuddiniah Miftahussalam dalam kecamatan Trienggadeng terpaksa diliburkan sementara waktu dan perlu perhatian dari berbagai pihak . Kondisi ini dikarenakan karena dayah tersebut mengalami krisis Air untuk keperluan ibadah, mensucikan najis, berwudhu dan mandi dan sebagainya.
Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, dayah tidak memiliki biaya untuk membangun sumur bor sendiri.
Terkait kondisi ini, para pemuda peduli dayah di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, menginisiasi untuk pengadaan atau pembuatan sumur bor.
Demi mewujudkan sumur bor sebagai solusi untuk kebutuhan akan air bagi kelangsungan kehidupan terkhusus bagi keluarga besar Dayah Madinatuddiniah Miftahussalam tempat belajar para anak yatim, anak fakir-miskin dan fisabilillah, perlu melakukan penggalangan dana.
Adapun dana yang dibutuhkan sedikitnya Rp40.000.000 untuk pembuatan satu sumur bor di Dayah tersebut. Saat ini, dana yang telah terkumpul bari sekitar Rp18 jutaan.
Untuk suksesnya pembangunan sumur bor, para pemuda peduli Dayah berharap dukungan dan support umat muslim yang dermawan di seluruh dunia.
Bagi sahabat dermawan yang ingin membantu, atau menyumbang dalam pembuatan sumur bor Dayah Madinatuddiniah Miftahussalam Gampong Sagoe Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya bisa transfer ke rekening yang telah disiapkan. Rekening Bank BSI 1052 0590 77 atas nama Mirsal Kamal dan Bank Aceh 535 0220 0005 04 1 atas nama Saidil Akmal.
Konfirmasi donasi atau bukti transfer bisa dikirimkan ke No WA 0813-6006-4144 (Mirsal Kamal), 0822-4319-9692 (Saidil Akmal) dan 0813-5586-9126 (Roji).[Mul]










