BANDA ACEH – Sebuah video yang berdurasi 1,32 menit menjadi viral di jagat social media Aceh pasca deklarasi akbar kandidat dukungan Partai Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Minggu siang 25 Agustus 2024.
Pantauan atjehwatch.com, video pendek tersebut berisi sekelompok warga yang mengaku anggota Partai Aceh. Mereka menyatakan sikap yang berbentuk ultimatum terkait dukungan PA untuk pilkada Aceh Selatan.
“Kamoe yang hadir di Banda Aceh, mewakili Partai Aceh, apabila bungoh singoh, Senin 26 Agustus 2024, hana dikembalikan SK dukungan Partai Aceh untuk Darmansyah dan Sudirman, maka kamoe siap melepaskan bajee Partai Aceh dan siap mendukung Bustami Hamzah sebagai gubernur Aceh,” ujar sekelompok pria tadi dalam video yang beredar.
“Selama ini kami setia ke Partai Aceh tapi kami dizalimi. Wassalam.”
Video ini menyebar cepat di grup-grup WA serta media social seperti Facebook dan Instagram.
Seperti yang diketahui, dukungan calon bupati dan calon walikota dari Partai Aceh mengalami perubahan di dua kabupaten kota.
Salah satunya, perubahan tersebut terjadi untuk kabupaten Aceh Selatan.
Dimana, pada Kamis 15 Agustus 2024 lalu, Ketua Tim Seleksi Calon Kepala Daerah (Cakada) Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, menyampaikan proses seleksi yang ditanganinya sudah hampir selesai.
Untuk Aceh Selatan, PA mengusung Darmansyah SPd MM yang berpasangan dengan Sudirman. Namun pada saat deklarasi di Taman Ratu Safiatuddin pada Minggu siang 25 Agustus 2024, nama yang disebutkan ternyata berganti. Untuk Aceh Selatan misalnya, PA mendeklarasikan Teungku Amran dan Akmal AH SPd sebagai Cabup-Cawabup di pilkada 2024. Hal ini ternyata menimbulkan reaksi penolakan bagi kader PA Aceh Selatan yang hadir ke Banda Aceh untuk menyaksikan deklarasi.









