Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Hiburan

Komposisi Tampah, Rangkaian Kisah Perempuan Gayo, Batak, Kalimantan, dan Betawi

redaksi by redaksi
24/09/2024
in Hiburan
0
Komposisi Tampah, Rangkaian Kisah Perempuan Gayo, Batak, Kalimantan, dan Betawi

JAKARTA -Sanggar Matahari akan kembali menampilkan karya terbarunya berjudul “Tampah, Penjaga Tradisi”, sebuah pertunjukan teater yang disutradarai oleh Devie Matahari.

Karya ini mengeksplorasi tampah—alat sederhana yang sarat dengan makna simbolis dalam kehidupan perempuan dari berbagai budaya di Nusantara. Lewat “Komposisi Tampah”, Devie Matahari merangkai kisah empat perempuan dari suku Gayo, Batak, Kalimantan, dan Betawi. Setiap perempuan membawa tampah, bukan sekadar alat rumah tangga, melainkan lambang identitas, kekuatan, dan penjaga tradisi yang telah menghubungkan generasi dari masa ke masa.

Dengan pendekatan teatrikal yang puitis, “Tampah, Penjaga Tradisi” mengangkat tampah sebagai metafora kehidupan, menunjukkan bagaimana alat sederhana ini memiliki peran sentral dalam tradisi perempuan di berbagai budaya. Tampah di tangan mereka tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan hidup dan nilai-nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya. Filosofi tampah sebagai penghubung masa lalu dan masa kini, serta simbol kekuatan perempuan di tengah modernisasi, menjadi sorotan utama dalam karya ini.

Pertunjukan ini akan menjadi bagian dari pentas keliling Sanggar Matahari menuju peringatan 44 tahun perjalanan berkarya. Sebagai langkah awal, karya tersebut akan dipentaskan di Kampung Cempluk Festival #14 di Malang pada Sabtu, 28 September 2024 pukul 21.00 WIB. Penampilan ini diharapkan dapat membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga tradisi dalam kehidupan modern, sekaligus merayakan peran perempuan sebagai penjaga kebudayaan.

Sebelum pentas utama di Kampung Cempluk, Sanggar Matahari juga akan menghadirkan “50 Menit Matahari MemBaca” di Mesem Cafe & Art Gallery, Tumpang Malang pada Jumat, 27 September 2024 pukul 20.00 WIB. Acara ini akan menampilkan pembacaan sastra yang dibawakan oleh Fikar W Eda, Taufik Adi Nugroho, dan Tatus Pradipta, melengkapi rangkaian karya yang disuguhkan oleh Sanggar Matahari.

Dengan dukungan musik dari Malibahar serta kru panggung Tatus dan Zetta, karya ini tidak hanya menjanjikan sebuah pertunjukan teater, tetapi juga perjalanan mendalam menyusuri nilai-nilai kebudayaan yang dijaga melalui tampah dan perempuan di berbagai penjuru Nusantara. []

Previous Post

FKUB dan Kemenag Aceh Barat Bekali Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa

Next Post

Nova Raudhalia, Siswa MAN 4 Aceh Besar Lolos Top 40 IMMB 2024

Next Post
Nova Raudhalia, Siswa MAN 4 Aceh Besar Lolos Top 40 IMMB 2024

Nova Raudhalia, Siswa MAN 4 Aceh Besar Lolos Top 40 IMMB 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

Komposisi Tampah, Rangkaian Kisah Perempuan Gayo, Batak, Kalimantan, dan Betawi

Komposisi Tampah, Rangkaian Kisah Perempuan Gayo, Batak, Kalimantan, dan Betawi

24/09/2024

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com