Takengon – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon Ridwan Nurdin mengajak masyarakat Kabupaten Aceh Tengah untuk menjadi pemilih cerdas serta menjaga kedamaian jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Seruan ini disampaikan Ridwan Nurdin saat menghadiri Zikir Akbar dan Doa Bersama dalam rangka Pemilu Damai di Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan yang dihadiri sekita 5.000-an jemaah ini digelar di Masjid Ruhama, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. “Pemilih dan calon yang dipilih harus cerdas. Melalui kecerdasan mempermudah harapan kita tercapai,” kata Ridwan Nurdin di Takengon, Rabu (2/10/2024)
“Dalam hal ini pemilih harus cerdas untuk memilih pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab dan tidak mudah tersulut emosi atau terprovokasi jika terdapat pilihan yang berbeda,” sambungnya.
Acara zikir dan doa bersama yang mengusung tema “Berbeda dalam Pilihan, Bersama dalam Persatuan Demi Tanoh Gayo yang Bermartabat” ini dihadiri oleh lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Aceh Tengah, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta ratusan mahasiswa IAIN Takengon dan jemaah lainnya.
Lebih lanjut, Ridwan Nurdi menyampaikan bahwa calon pemimpin yang cerdas adalah mereka yang dapat memanfaatkan amanah yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. “Menjadi pemimpin itu memegang amanah yang kuat dan tidak boleh main-main. Oleh karena itu, jika nanti sudah terpilih harus menjaga amanah untuk memajukan daerah Aceh Tengah ini sehingga kabupaten ini dapat lebih maju dan tidak kalah dengan daerah lain,” ujar pria yang akrab disapa Prof. Ridwan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah Erwin Pratama yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada. “Pilkada memberi kesempatan untuk memilih pemimpin yang dapat membawa kesejahteraan dan kemajuan. Oleh karena itu, kita harus memastikan Pilkada berjalan jujur, adil, dan transparan,” ujar Erwin.
Pesan pemilu damai juga turut disampaikan Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra. Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan meskipun terdapat perbedaan pillihan politik. “Kita mungkin berbeda dalam memilih, namun persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga,” ujar Kapolres.
Acara ini diakhiri dengan zikir akbar dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dengan harapan Pemilukada di Aceh Tengah dapat berlangsung dengan aman dan damai.










