BANDA ACEH – Senator Aceh Azhari Cage mengutuk dan mengecam aksi perdagangan orang Aceh ke Malaysia. Prilaku ini dinilai sangat biadab serta harus diusut tuntas oleh jajaran kepolisian.
“TPPO itu biadab, mereka yang memperjual-belikan anak-anak perempuan Aceh ke Malaysia untuk dijadikan pelacur. Perilaku itu sangat biadab dan tidak bermoral,” kata Azhari Cage.
“Seharusnya sesama masyarakat Aceh menjaga itu menjaga bukan malah menjual ke negeri orang. Ini sungguh perbuatan biadab yg tidak bisa kita telorir.”
“Saya meminta kepolisian Polda Aceh dan Polri untuk mengusut tuntas kasus ini sampai ke Akar akarnya dan memberikan hukuman berat,” ujar Azhari Cage lagi.
Azhari juga mempertanyakan moral pelaku yang tega sesama Aceh, menjual Anak Aceh untuk dijadikan pelacur ke Malaysia.
“Ini terkutuk dan biadab, kita juga meminta kepada pemerintahan Aceh yan baru dan presiden Prabowo untuk memperhatikan dan membuka lapangan kerja di Aceh agar masyakat Aceh dapat bekerja dan hasil Aceh dapat dinikmati oleh masyarakat Aceh,” kata Azhari Cage.
Menurutnnya, tugas utama dari pemerintahan Aceh yan baru adalah membuka lapangan kerja agar pengangguran teratasi dan masyarakat Aceh lebih sejahtera.
“Saya juga minta perusahaan BUMN dan perusahaan swasta yang beroperasi di Aceh lebih mengutamakan tenaga kerja Aceh atau lokal. Jangan sampai Hasil Aceh dikeruk, tapi masyarakatnya kelaparan,” ujarnya lagi.










