Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Denmark Akui Lalai Jaga Greenland Bertahun-tahun, Kini Dibidik Trump

redaksi by redaksi
10/01/2025
in Internasional
0
Denmark Akui Lalai Jaga Greenland Bertahun-tahun, Kini Dibidik Trump

Ilustrasi. Denmark akui lalai jaga Greenland yang kini dibidik Donald Trump. (torben7400/Pixabay)

Jakarta – Denmark mengakui telah menelantarkan wilayah otonomi mereka di Arktik, Greenland, hingga kini menjadi incaran Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump.

Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen mengatakan pihaknya tak memperhatikan pertahanan Greenland selama bertahun-tahun dan karenanya mesti memperbaiki situasi itu saat ini.

“Selama bertahun-tahun kami telah lalai melakukan investasi yang diperlukan pada kapal dan pesawat terbang yang akan membantu memantau kerajaan kami,” kata Poulsen kepada wartawan, Kamis (9/1), seperti dikutip Reuters.

“Kami sekarang sedang berusaha memperbaikinya,” lanjut Poulsen.

Pengakuan Poulsen ini dilontarkan usai Trump membuka peluang menggunakan kekuatan militer agar bisa membeli Greenland.

Sejak Desember, Trump telah mengemukakan wacana untuk membeli pulau terbesar di dunia tersebut. Menurutnya, menguasai Greenland penting untuk keamanan nasional AS.

Keinginan membeli Greenland ini sendiri sebetulnya sudah dia utarakan sejak menjabat Presiden AS periode 2017-2021. Namun, hal itu tak terwujud karena Greenland dan Denmark menolak keras.

Berbeda dengan pernyataan Trump, Kedutaan Amerika Serikat di Copenhagen menyatakan Washington tidak memiliki niat untuk menambah kehadiran militer di Greenland.

“Tak ada rencana meningkatkan kehadiran militer AS saat ini di Greenland,” kata juru bicara kedutaan kepada Reuters.

“Kami akan terus bekerja sama dengan Copenhagen dan Nuuk (ibu kota Greenland) untuk memastikan tiap-tiap tujuan sesuai dengan kebutuhan keamanan bersama kami,” lanjutnya.

Wacana Trump membeli Greenland telah membuat geger publik, terutama pemerintah Greenland dan Denmark.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen sampai mengumpulkan para pemimpin partai di parlemen untuk membahas rencana Trump ini. Pertemuan itu melibatkan dua perwakilan Greenland.

Kepada wartawan, Frederiksen mengatakan pihaknya telah meminta untuk bicara dengan Trump mengenai masalah tersebut.

“Kami sudah mengajukan pembicaraan di antara kami. Saya tidak berpikir sesuatu yang konkret akan terjadi sampai presiden terpilih dilantik,” kata Frederiksen usai melakukan pertemuan, Kamis (9/1)

Greenland merupakan wilayah otonomi Denmark yang pernah menjadi koloni Copenhagen hingga 1953 ketika pulau itu ditetapkan sebagai distriknya.

Kerajaan Denmark pada 2009 memberinya status otonom sehingga memungkinkan Greenland membentuk pemerintahan sendiri dan membuat kebijakan domestik secara mandiri.

Kendati begitu, Denmark tetap memegang kendali atas kewarganegaraan, kebijakan moneter, urusan luar negeri, serta pertahanan.

Greenland sangat penting bagi Amerika Serikat karena rute terpendek dari Eropa ke Amerika Utara melewati pulau itu.

Greenland juga dinilai penting bagi AS, karena bisa menjadi basis pertahanan AS dari ancaman Rusia. Selain itu, Greenland merupakan pulau yang kaya akan sumber daya alam.

Kawasan Arktik tersebut mengandung mineral langka yang kini tampaknya juga sedang dibidik China.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

KPK Ungkap Isi Pemeriksaan Ahok Terkait Korupsi LNG Pertamina

Next Post

Bayi Cantik Berumur 3 Minggu Ditemukan Warga Dalam Pondok

Next Post
Bayi Cantik Berumur 3 Minggu Ditemukan Warga Dalam Pondok

Bayi Cantik Berumur 3 Minggu Ditemukan Warga Dalam Pondok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

Objek Wisata di Banda Aceh Dipadati Pengunjung Libur Lebaran

25/03/2026
Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

Idul Fitri, Pemkab Aceh Tamiang Satukan Visi dengan NGO dan Relawan

25/03/2026
Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

Arus Balik di Lintas Barat-Selatan Aceh Alami Peningkatan

25/03/2026
Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

Komnas HAM Aceh Dorong Ruang Aman bagi Pembela HAM

25/03/2026
Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

Angkutan Kargo Selama Mudik Lebaran di Bandara SIM Aceh Menurun

25/03/2026

Terpopuler

Kursi Abang Samalanga di DPR Aceh Mulai ‘Digoyang’ Para Anggota

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

24/03/2026

Denmark Akui Lalai Jaga Greenland Bertahun-tahun, Kini Dibidik Trump

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com