BANDA ACEH – Perum Bulog Kanwil Aceh memastikan stok beras di Aceh mencukupi hingga enam bulan ke depan. Saat ini, total ketersediaan beras di seluruh Aceh mencapai 36.000 ton.
“Kalau di sini (gudang Bulog Gampong Siron, Aceh Besar) ada 7.500 ton, tapi di seluruh Aceh ada 36.000 ton. Itu cukup untuk penyaluran selama enam bulan ke depan,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Ihsan, Selasa (25/2/2025).
Ia meminta masyarakat tidak khawatir menjelang bulan Ramadhan.
“Beras kita cukup, apalagi saat ini sedang panen raya dan puncaknya Maret-April. Jadi tidak perlu panik memborong beras di pasaran,” ujarnya.
Saat ini, Bulog telah menyerap sekitar 6.000 ton gabah dari petani lokal, dengan mayoritas berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dan Sigli, Kabupaten Pidie.
“Daya beli harga gabah ke petani Rp 6.500 sesuai instruksi Presiden. Saya rasa dengan harga itu sudah sangat menguntungkan petani,” kata Ihsan.
Ia juga menyambut baik rencana pemerintah Aceh untuk tidak lagi mengimpor beras karena daerah tersebut mengalami surplus.
“Belum perlu impor karena panennya cukup banyak. Tinggal bagaimana pengaruhnya ke Medan, karena banyak beras kita juga larinya ke sana. Kami berharap di Medan panennya cukup sehingga di sini aman untuk menyerapnya,” pungkasnya.










