BLANGPIDIE – Hujan deras terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya sejak kemarin Selasa (04/03) pukul 18:47 Wib hingga dini hari sekira pukul 03:00 Wib.
Akibat dari deraian demi deraian air hujan yang jatuh kebumi tersebut, membuat sejumlah wilayah dalam kabupaten setempat tergenang air kuning kecokelatan.
Tak hanya merendam ratusan rumah warga, air banjir juga mengagalkan asa sejumlah anak patani. Bagaimana tidak, padi yang hampir siap digait menjadi ubinal harus terseleksi gugur panen oleh alam.
Dari data yang diperoleh awak media ini setidaknya ada puluhan hektare areal persawahan yang digenangi banjir. Diantaranya ialah areal sawah di Padang Geulumpang, Asoe Nanggroe, kuta Iku Lhung Kecamatan Jeumpa.
“Malang betul nasib kami, padi yang hitungan hari lagi akan dipanen kini telah disapu banjir. Benar nian kata pepatah, ‘malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih’,” ucap Kamaruddin, salah seorang petani Gampong Padang Geulumpang, Rabu (05/03/2025).
Ia juga menguraikan, areal persawahan yang kerab dilanda banjir saban tahun ialah sawah Lhung Guruto (hamparan Padang Geulumpang dan Asoe Nanggroe), Lhok Kulumbu (hamparan persawahan Padang Geulumpang, Ujung Padang dan Cot Jirat). Selain itu sawah Blang Toe, juga hamparan sawah Padang Geulumpang dan Iku Lhung, kemudia hamparan persawahan antara Iku Lhung, Cot Manee dan Kuta Jeumpa.
“Kami berharap kepada pemerintah atau instansi terkait dapat mencari solusi atas masalah pertanian negeri ini yang kerab banjir hingga mengalami kerugian materil,” ungkap Kamaruddin.










