Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tarif Gila Donald Trump AS Berpotensi Rugikan Thailand hingga Rp173 T

redaksi by redaksi
04/04/2025
in Internasional
0
China Berang Tarif Impor Tinggi di AS, Pastikan Balas

China menentang tegas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif impor tinggi terhadap produk-produk asal China. (REUTERS/Carlos Barria)

Jakarta – University of the Thai Chamber of Commerce (UTCC) memperkirakan tarif timbal balik yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) di bawah Donald Trump berpotensi merugikan ekonomi Thailand hingga 359 miliar baht atau sekitar Rp137 triliun dan mengurangi produk domestik bruto (PDB) hampir 2 persen.
Tarif resiprokal atau timbal balik dari AS terhadap Thailand akan resmi berlaku pada 9 April 2025 sebesar 37 persen.

Merujuk lampiran memo eksekutif Donald Trump, tarif sebesar 36 persen diberlakukan untuk Thailand. Namun, besaran tarif pada bagan untuk sejumlah negara bisa satu persen lebih rendah daripada tarif resmi.

Thanavath Phonvichai, Presiden UTCC, mengatakan kenaikan tarif AS hingga 25 persen yang mulai berlaku pekan ini, akan mempengaruhi empat produk negeri Gajah Putih yakni baja, produk baja, aluminium, serta mobil dan suku cadang mobil.

Total nilai ekspor untuk kategori ini pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai US$4,73 miliar. Namun pasca kenaikan tarif, nilai ekspor diprediksi turun menjadi $4,08 miliar, yang berarti kerugian sebesar $650 juta atau 22 miliar baht, menurut studi UTCC.

Kenaikan tarif ke depan diprediksi akan mendorong masuknya produk-produk China ke pasar Thailand. Terutama mesin, furnitur, barang elektronik, dan tekstil. Terlebih China tengah mencari pasar alternatif untuk ekspornya.

Thanavath mengatakan jika digabungkan dengan gempa bumi baru-baru ini, kerugian ekonomi Thailand diperkirakan mencapai 375 miliar baht, dan lenurunan PDB sebesar 2,02 persen.

Akibatnya, UTCC kini telah mengurangi perkiraan pertumbuhan PDB Thailand untuk tahun ini menjadi hanya 1 persen.

Dhanakorn Kasetrsuwan, Presiden Dewan Pengiriman Nasional Thailand (TNSC), mengatakan beberapa industri kemungkinan akan merasakan dampak dari tarif yang lebih tinggi. Setiap industri kini tengah menilai potensi kerusakan, dengan analisis yang lebih detail pada Mei.

“TNSC mengantisipasi perubahan ini dapat mempengaruhi ekspor pada paruh kedua tahun ini, dan mungkin meninjau target ekspor awalnya sebesar 1-3 persen pertumbuhan untuk tahun ini pada kuartal kedua,” kata Dhanakorn mengutip Bangkokpost, Kamis (3/4).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

BPBD Langkat dan SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam Warga Aceh Timur di Sei Lepan

Next Post

Elon Musk Disebut Akan Mundur dari Pemerintahan Trump

Next Post
Iran Bantah Bertemu dengan Elon Musk

Elon Musk Disebut Akan Mundur dari Pemerintahan Trump

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

14/09/2026
RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

14/09/2026
Gaji PPPK Masih Tertunda, DPRK: Perubahan APBK Jangan Sekadar Memoles Angka

Gaji PPPK Masih Tertunda, DPRK: Perubahan APBK Jangan Sekadar Memoles Angka

14/09/2026
Lima Siswa SMAN 1 Tapaktuan Melaju ke Provinsi pada Lomba OMI 2026

Lima Siswa SMAN 1 Tapaktuan Melaju ke Provinsi pada Lomba OMI 2026

14/09/2026
Dewan Terima Dokumen Raqan Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dari Eksekutif

Dewan Terima Dokumen Raqan Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dari Eksekutif

14/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Tarif Gila Donald Trump AS Berpotensi Rugikan Thailand hingga Rp173 T

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com