Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Lawan Trump, Presiden Brasil Bakal Temui Putin dan Xi Jinping

redaksi by redaksi
20/04/2025
in Internasional
0
Lawan Trump, Presiden Brasil Bakal Temui Putin dan Xi Jinping

Presiden Brasil Lula da Silva akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden China Xi Jinping pada Mei 2025. (REUTERS/ADRIANO MACHADO)

Jakarta – Presiden Brasil Lula da Silva akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden China Xi Jinping pada Mei 2025 di tengah perang dagang global yang memanas.

Brasil menjadi salah satu negara terdampak kebijakan tarif impor dari Presiden AS Donald Trump. Walau, besaran yang dibebankan cukup ringan dengan tarif minimum sebesar 10 persen.

“Kantor Pers Kepresidenan Brasil mengatakan Lula diperkirakan bakal menghadiri perayaan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei (2025), menandai peringatan 80 tahun kekalahan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II,” tulis laporan Nikkei, dikutip Minggu (20/4).

“Presiden Brasil itu kemudian berencana melakukan perjalanan ke Beijing untuk ikut dalam China-Community of Latin American and Caribbean States Forum pada 12 Mei (2025),” sambungnya.

Selain ke Rusia dan China, Presiden Brasil Lula dijadwalkan berkunjung ke Honduras sampai Prancis.

Khusus terkait tarif impor tinggi yang dipatok AS kepada puluhan negara, Presiden Lula sudah sempat berkomentar. Ia tak menilai ada dampak positif dari kebijakan Trump tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan perilaku Pemerintah Amerika,” kata Lula pada Kamis (17/4).

“Saya prihatin karena perdagangan bebas dirugikan dan saya prihatin karena multilateralisme melemah,” tegasnya.

Di lain sisi, Brasil, Rusia, dan China saat ini tergabung dalam satu kubu atau kelompok ekonomi. Ketiga negara itu merupakan pendiri blok ekonomi BRICS bersama China, sebelum akhirnya bergabung Afrika Selatan sebagai anggota awal.

Brasil juga masih memegang jabatan presiden blok dan akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak BRICS selanjutnya. Agenda itu dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli 2025 dan 7 Juli 2025 mendatang di Rio de Janeiro.

Sedangkan forum China-Community of Latin American and Caribbean (CELAC) bakal menjadi upaya meningkatkan kerja sama Negeri Tirai Bambu dengan negara-negara Amerika Latin dan wilayah Karibia.

Misalnya, status China yang sekarang menjadi mitra dagang utama Brasil. Ekspor Brasil ke Tiongkok tercatat mencapai 28 persen pada 2024 lalu, sebaliknya mereka mengimpor 24,2 persen dari negara tersebut.

Amerika Serikat berada di peringkat kedua. Negeri Paman Sam memasok 12 persen dari total impor Brasil, di saat ekspor Negeri Samba ke AS mencapai sekitar 15,5 persen.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Hampir 20 Tahun Jalan Lingkar Padang Bak Jok Abdya Rusak Parah, Asnawi Minta Pemerintah Untuk Memperbaiki

Next Post

Mahkamah Agung AS Cegah Trump Kirim Imigran Venezuela ke Penjara

Next Post
Mahkamah Agung AS Cegah Trump Kirim Imigran Venezuela ke Penjara

Mahkamah Agung AS Cegah Trump Kirim Imigran Venezuela ke Penjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026
Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

Bank Aceh Syariah Kembali Serahkan Deviden Rp2 Miliar Lebih Kepada Pemkab Abdya

30/07/2026
Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polres Pidie Bergerak Salurkan Bantuan ke Warga Dayah Beureueh

30/07/2026
KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

KKP Turunkan Excavator ke Pidie Jaya, Pemulihan Tambak Pascabencana Digenjot

30/07/2026
Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

Dua Dekade MoU Helsinki, Implementasi Kewenangan Aceh Masih Menjadi Tantangan

30/07/2026

Terpopuler

Lawan Trump, Presiden Brasil Bakal Temui Putin dan Xi Jinping

Lawan Trump, Presiden Brasil Bakal Temui Putin dan Xi Jinping

20/04/2025

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Putra Pidie Irwansyah Dipromosikan Jadi Koordinator pada JAM Pidum Kejaksaan Agung

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com