Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Malaysia Minta AS Ekstradisi Eks Bankir Goldman Sachs soal Kasus 1MDB

redaksi by redaksi
27/05/2025
in Internasional
0

Ilustrasi. Malaysia minta AS ekstradisi eks bankir Goldman Sachs terkait kasus korupsi 1MDB. (Diolah dari Istockphoto/Mlenny)

Jakarta – Pemerintahan federal Malaysia meminta Amerika Serikat melakukan ekstradisi terhadap mantan bankir Goldman Sachs terkait kasus korupsi perusahaan pengelolaan investasi 1Malaysia Development Bhd (1MDB).

Nama Tim Leissner ikut terseret sebagai tersangka kasus korupsi 1MDB oleh Kejaksaan Federal Malaysia.

Pemerintah Malaysia kemudian melayangkan surat ke Kementerian Kehakiman AS untuk melakukan ekstradisi terhadap Leissner yang merupakan mantan petinggi bank investasi Goldman Sachs.

Salah satu pejabat Malaysia yang tak ingin diungkap identitasnya mengungkapkan kepada Channel News Asia, pihaknya telah menerima “informasi baru” atas dugaan keterlibatan Leissner dalam skandal 1MDB.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa mereka merekomendasikan melalui para pengacara di AS agar para hakim Kementerian Kehakiman AS segera mempertimbangkan permintaan Malaysia untuk mengekstradisi Leissner atau menunda penangkapan sampai jawaban atas permintaan deportasinya di Malaysia telah rampung.

“Kami hanya memiliki jendela kecil ini, menyeret dia (Leissner) kembali ke sini untuk menjawab dakwaan terhadapnya dan juga informasi baru yang kami terima atas keterlibatannya dan bagaimana kami berhadapan dengan Goldman Sachs,” demikian kata pejabat tersebut terkait investasi kasus 1MDB.

Pejabat Malaysia itu mengungkapkan bahwa Leissner terhindar dari penjara karena rekomendasi dari para hakim di Kementerian Kehakiman AS yang menangani kasus itu.

Para pejabat bersama tim kuasa hukum terlibat dalam penanangan kasus 1MDB mengatakan bahwa rekomendasi memorandum pra-putusan yang diajukan pada 15 Mei Kementerian Kehakiman AS tampak tak tak biasa

“Surat dari DOJ (Kementerian Kehakiman AS) menunjukkan bahwa mereka tidak terlalu tertarik dia (Leissner) dipenjara,” kata pejabat itu.

Skandal lembaga investasi dana pemerintah Malaysia, 1Malaysia Development Berhad (1MDB) belakangan Kembali menjadi sorotan.

Malaysia mendirikan 1MDB pada 2009. Saat itu, pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak membentuk 1MDB dengan tujuan mendorong pembangunan ekonomi Malaysia melalui investasi strategis di berbagai sektor, termasuk energi, property, dan infrastruktur.

Najib sendiri yang memimpin dan mengawasi ketat operasional 1MDB.

Di awal pembentukannya hingga 2013, 1MDB berhasil mengumpulkan dana miliaran dolar melalui surat hutang yang digunakan untuk proyek investasi dan pendirian perusahaan patungan.

Namun, visi misi yang tinggi itu tampaknya pupus lebih cepat setelah pada 2015, 1MDB menjadi pusaran skandal mega-korupsi yang pada akhirnya menyeret PM Najib ke penjara. 1MDB menjadi pusat salah satu skandal keuangan terbesar di dunia, dengan dugaan penyalahgunaan dana lebih dari $4,5 miliar (Rp70 triliun) oleh pejabat tinggi, termasuk Najib Razak sendiri.

Megakorupsi itu juga diduga menyeret petinggi bank investasi Goldman Sachs yang kini masih dalam penyelidikan komisi pemberantasan korupsi Malaysia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

KPK: Agen TKA Diperas Pejabat Kemnaker Sejak 2019, Total Capai Rp53 M

Next Post

Mortir Aktif 81 MM Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga

Next Post

Mortir Aktif 81 MM Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

27/03/2026
Pemkab Aceh Besar: THR dan Gaji 13 Guru Sudah Dibayarkan, TPG Segera…!

Pemkab Aceh Besar: THR dan Gaji 13 Guru Sudah Dibayarkan, TPG Segera…!

27/03/2026
Kapolda Ajak Generasi Muda Implementasi Program Kepolisian Hijau

Kapolda Ajak Generasi Muda Implementasi Program Kepolisian Hijau

27/03/2026
Sekda Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Sekda Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

27/03/2026
Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Malaysia Minta AS Ekstradisi Eks Bankir Goldman Sachs soal Kasus 1MDB

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com