Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polisi Periksa Dua Saksi di Kasus Penipuan yang Kuras Uang Kepsek Rp148,1 Juta

redaksi by redaksi
13/06/2025
in Nanggroe
0
Polisi Periksa Dua Saksi di Kasus Penipuan yang Kuras Uang Kepsek Rp148,1 Juta

BANDA ACEH – Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan, pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi terkait kasus penipuan yang menimpa Ramli, salah seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Banda Aceh, korban penipuan modus mengatasnamakan pegawai pajak dengan kerugian sebesar Rp 148,1 juta.

“Sejauh ini yang sudah kita periksa baru dua orang, korban dan satu saksi,” ungkap Kompol Fadillah di Mapolresta setempat, Rabu (11/6/2025).

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh itu mengatakan, hingga kini belum ada temuan terbaru mengenai kasus tersebut.

Meski demikian, polisi akan terus berkoordinasi dengan pihak bank maupun kantor pajak. “Intinya sudah mulai, satu per satu tahap kita lakukan penyelidikan seperti apa modusnya,” ucap Kompol Fadillah.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang Kepsek di Banda Aceh menjadi korban penipuan sebesar Rp 148,1 juta.

Pelaku menguras uang yang tersimpan di rekening bank milik korban tanpa disadari yang bersangkutan.

Penipuan itu bermula ketika Ramli menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai pegawai kantor pajak, serta meminta korban memverifikasi data terkait pembaruan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),Sabtu (30/5/2025) lalu.

Tanpa menyadari sedang menjadi target penipuan, korban mengikuti arahan pelaku. Akibatnya, uang sebesar ratusan juta rupiah yang tersimpan di rekening bank miliknya raib digondol pelaku.

“Modus penipuan (phishing) berkedok CS dari pihak kantor pajak untuk mendapatkan akses kode OTP dan lain-lain, agar pelaku bisa mengakses m-banking korban tanpa disadari yang bersangkutan,” kata Kompol Fadillah, Senin (9/6/2025) lalu.

Pihak kepolisian kini masih melakukan pengembangan perkara dalam kasus tersebut.

“Sejauh ini masih tahap penyelidikan, tim masih mencari identitas pemilik nomor WhatsApp yang mengaku sebagai oknum kantor pajak tersebut,” tambahnya.

Meski demikian, dikatakannya hingga kini nomor kontak pelaku sudah tidak aktif. Saat ditanya apakah ini menjadi bagian sindikat, Kompol Fadillah menyampaikan hal tersebut masih dalam penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh itu mengungkapkan, sejauh ini penyidik masih memeriksa korban karena tim perlu mendalami dan mengumpulkan barang bukti dari handphone yang bersangkutan, serta berkoordinasi dengan pihak bank tempat korban menyimpan uangnya.

“Sementara ini, tim belum banyak mendapatkan bukti, karena adanya kendala terkait dengan aturan yang harus dipatuhi seperti UU Perbankan,” jelas Kompol Fadillah.

Walau begitu, pihak kepolisian sudah mengajukan kepada bank dimaksud untuk melakukan pembekuan rekening tujuan milik pelaku, namun belum ada konfirmasi dari perbankan yang bersangkutan.

“Memang biasanya butuh waktu, karena ada persyaratannya lagi oleh bank,” jelas Kompol Fadillah.

Pihaknya juga belum bisa menjanjikan uang korban bisa kembali, meski demikian polisi akan terus melakukan penyelidikan perkara tersebut.

Dia juga mengatakan, kasus serupa baru terjadi kali ini wilayah hukum Polresta Banda Aceh, terutama penipuan modus mengaku sebagai pegawai kantor pajak.

Ke depan, Polresta Banda Aceh akan membuka peluang kerja sama dengan pihak perpajakan untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan imbauan agar tidak terulang kasus yang sama khususnya di wilayah hukum setempat.

Agar kasus serupa tak lagi terjadi, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak langsung membalas WhatsApp, SMS dan menjawab telepon dari nomor yang mencurigakan.

Selain itu, warga diminta untuk tidak memberikan data pribadi atau mengklik link apapun yang diterima dari nomor tak dikenal sebelum memverifikasi terlebih dahulu.

“Cek dulu isi pesan yang diterima ke CS resmi bank atau website terkait, untuk menghindari kasus serupa,” pungkasnya.

Previous Post

Sengketa 4 Pulau, Ketua KKR Aceh: Jangan Tambah Konflik Baru

Next Post

[Opini] Keterampilan untuk Masa Depan: Meningkatkan SDM Aceh dalam Era Digital

Next Post
[Opini] Keterampilan untuk Masa Depan: Meningkatkan SDM Aceh dalam Era Digital

[Opini] Keterampilan untuk Masa Depan: Meningkatkan SDM Aceh dalam Era Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi

Huntara di Desa Lubuk Sidup Ditargetkan Siap Ditempati 10 Hari Lagi

07/04/2026
Krak, Bupati Aceh Barat Copot Sementara 7 Keuchik

Krak, Bupati Aceh Barat Copot Sementara 7 Keuchik

07/04/2026
Proses Harmonisasi Perbup Selesai, Gaji Keuchik di Aceh Besar Segera Normal

Proses Harmonisasi Perbup Selesai, Gaji Keuchik di Aceh Besar Segera Normal

07/04/2026
Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran

Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran

07/04/2026
Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

07/04/2026

Terpopuler

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

27/11/2023

Putra Abdya Luncurkan Buku ‘Manusia yang Tak Sekedar Hidup’

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Akademisi USK Nilai Pemangkasan Jumlah Penerima JKA Bentuk Lemahnya Kinerja DPR Aceh

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com