Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

76 Mahasiswa STIT Muhammadiyah Diwisuda, Zakie Abdillah: Karier Anda Tidak Boleh Terhenti Setelah Wisuda

redaksi by redaksi
03/07/2025
in Kampus, Lintas Barat Selatan
0
76 Mahasiswa STIT Muhammadiyah Diwisuda, Zakie Abdillah: Karier Anda Tidak Boleh Terhenti Setelah Wisuda

BLANGPIDIE – Sebanyak 76 Mahasiswa Sekolah Tinggi (STIT) Muhammadiyah Aceh Barat Daya, yang terdiri dari mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Mananejmen Pendidikan Islam (MPI) diwisudakan, berlangsung di Aula Tunas Bangsa Kompleks Pendidikan Padang Meurante Kamis (03/07/2025).

Turut hadir pada prosesi tersebut diantaranya ialah, Kopertais Wilaya V Aceh Dr. Ismail Ansari, MA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, SH. M. Hum, Asisten Pemerintahan Abdya, Mussawir, S. Sos dan segenap unsur Forkopimkab Abdya, PD Muhammadiyah Abdya Nazli Hasan, S. Ag, para pimpinan Ortom Muhammadiyah Abdya dan segenap tamu undangan lainnya.

Bagi mahasiswa, wisuda bukanlah purna tugas dari kita semua untuk berhenti belajar. Namun setidaknya ilmu dan pengetahuan yang sudah didapatkan di kampus Sekolah Tinggi Ilum Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Aceh Barat Daya, ini akan dilanjutkan untuk dipergunakan dalam membantu dan menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat, serta menghadapi berbagai tantangan yang semakin komplek dimasa yang akan datang.

“Belajar itu merupakan sebuah peristiwa mental atau sebuah peristiwa internal yang tidak hanya melibatkan hubungan antara stimulus dan respon, tapi lebih dari itu hawa belajar merupakan aktvitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh hati nurani dan akal pikiran, kemudian terinplementasi melalui ketulusan budi pekerti untuk diniatkan membantu sesama manusia,” kata Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Zakie Abdillah, SE. MM dalam sambutannya saat prosesi Rapat Senat Terbuka ke-XII, Kamis (03/07/2025).

Lanjutnya, satu bundel paket kurikulum tentu sudah anda (Mahasiswa) selesaikan. Artinya anda telah menyelesaikan sebuah perhelatan lari maraton di sebuah lintasan, dan hari ini merupakan ujung atau garis finish dari lintasan itu. Karena kurikulum dari bahasa Yunani disebut curee atau courir.

Kita sebagai orang Indonesia kata tersebut menjadi kurir yang kalan kita terjemahkan ialah orang yang mengantar surat, tapi makna kurir yang sesungguhnya adalah berlari, yaitu berlari melintasi setiap tahapan, kebisaan atau kompetensi. Seperti halnya dalam film laga The Courier yang diperankan oleh Jeffrey Dean Morgan.

“Anda semua hari ini, lengkap sudah kompetensi anda sebagai seorang Sarjana. Namun sekali lagi, kurir anda tidak boleh terhenti setelah wisuda ini, karena anda harus melangkapi kebisaan anda sampai akhir hayat nanti sehingga anda mempunyai Curriculum Vitae yang indah dan penuh keadaban. Sehingga tatkala anda sudah tiada nanti, seperti Gajah meninggalkan gading, Macan meninggalkan Belang, dan kita nanti akan meninggalkan nama baik yang tertulis dalam Curriculum Vitae,” ungka Zakie Abdillah.

Untuk berlari menempuh lintasan kurikulum ini, kata Zakie lagi, tidak ada halangan apapun buat kita semua meski dengan keterbatasan kondisi ekonomi kita karena krisis global ini. Kita musti semangat untuk menyelesaikan amanah belajar ini dengan penuh tawakkal kepada Allah SWT.

“Dengan demikian, saya pribadi dan atas nama pimpinan STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anda semua wisudawan-wisudawati STIT Muhammadiyah angkatan ke XII, khususnya apresiasi yang luar biasa untuk saudara-saudari yang telah menyelesaikan studinya dengan predikat pujian/cumlaude pada program studi PAI dan MPI. Kepada wisudawan yang berhasil meraih prestasi sebagai lulusan terbaik, saya ucapkan selamat. Selamat atas prestasi luar biasa yang telah dicapai, semoga sukses ini berlanjut dalam karya dan karir selanjutnya. Teruslah berprestasi. harumkan nama keluarga, almamater dan bangsa Indonesia sebagai amal ibadah kepada Allah SWT, Tuhan YME,” ungkap Zakie Abdillah.

Kepada segenap wisudawan lainnya, Zakie juga mengucapkan selamat atas kelulusan ananda semua dari kampus kita tercinta ini. Semoga semua yang telah diperoleh selama belajar di STIT bermanfaat sebagai bekal dalam berjuang dan berkarya di tengah-tengah masyarakat. Pihak Kampus yakin, mahasiswa yang baru saja diwisudakan semua akan menjadi bagian dari solusi dari berbagai permasalahan di tengah masyarakat.

“Zaman sekarang adalah, zaman serba digital. Dominasi peran teknologi digital dalam hampir semua aspek kehidupan kita ini, dituntut kemampuan saudara sekalian dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital harus terus ditingkatkan, agar terus dapat mengikuti perkembangannya yang sangat pesat. Saya memaklumi, bahwa wisudawan sekalian yang lahir dan besar di era teknologi digital, bahkan dapat disebut sebagai digital native, tentu lebih cepat beradaptasi dibandingkan generasi kami yang lebih senior. Tetapi saya perlu mengingatkan hal ini kepada ananda wisudawan semua, agar kualifikasi ananda dalam bekerja dan berkarya menjadi lebih baik lagi,” pintanya.

Terakhir, Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Zakie Abdillah menyampaikan beberapa hal kepada para wisudawan, apapun darajat yang telah menjadi alumni STIT Muhammadiyah, kampus yang selalu kita cintai dan bisa dibanggakan sampai kapanpun. Untuk itu Ketua STIT Muhammadiyah Abdya juga sampaikan pesan;

Pertama, jaga nama baik almamater kita yang telah mengasuh saudara-saudari selama kurang lebih 4 tahun, karena almamater adalah orang tua kedua dari pada alumni STIT Muhammadiyah, maka kami berharap tetaplah mencintai, menjaga, dan melindungi almamater saudara dimanapun berada.

Kedua, tampilan dengan nilai tambah melalui kualitas kinerja sebagai interaksi motivasi diri dengan kemampuan yang dimiliki.

Ketiga, tetaplah menjaga komunikasi dan silaturrahmi dengan Almamater saudara dan sesama Alumni dimanapun berada.

Keempat, kami berharap tetaplah beroriantasi kepada almamater saudara dengan selalu memberikan masukan, kritik kontruktif dan solutif. Ide -ide kreatif dan saran dalam rangka meningkatkan kualitas Alamamater yang harus kita banggakan dimanapun kita berada, dan terus mempromasikan yang terbaik dari kampus yang kita cintai dan kita banggakan kepada siapa saja.

“Almamater anda ibarat Ibu pengasuh atau lebih tepatnya Ibu yang memberi Ilmu dan pengetahuan, akan melepas dan menyerahkan kembali kepada orang tua anda. Bapak Ibu, saya haturkan kembali putra dan putri terbaik Bpk/Ibu dalam keadaan beriman, bertaqwa, sehat, cerdas berilmu dan siap meneruskan cita-cita perjuangan Bapak Ibu sekalian…” ucap Zakie seraya menyampaikan kata perpisahan kepada wisudawan dan wisudawati.

Ketua Zakie juga berpesan kepada semuanya, jika suatu saat nanti para alumni STIT sudah mengarungi dan sukses mencapai cita-cita dan kangen dengan Kampus yang memberi pengetahuan ini, maka pulanglah, pulanglah ke pangkuan almamatermu.

“Pintu kami terbuka selelebar-lebarnya untuk anda semua nanti bernostalgia bersama. Jagalah nama baiknya, dengan bekerja dan berkarya sepenuh dan setulus hati. Kebesaran nama dan prestasi anda kelak adalah kebesara almamater kita bersama,” imbuh Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Zakie Abdillah, SE MM.

Previous Post

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Da’i Perbatasan

Next Post

Bupati Aceh Besar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

Next Post
Bupati Aceh Besar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

Bupati Aceh Besar Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dishub Catat Angkutan Idul Fitri di Aceh Capai 212,4 Ribu Orang

Dishub Catat Angkutan Idul Fitri di Aceh Capai 212,4 Ribu Orang

31/03/2026
Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

31/03/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

Nasrul Zaman: Kebijakan Sekda Pangkas JKA Berisiko Picu Ledakan Sosial

31/03/2026
Daniel Abdul Wahab Rajut Silaturahmi dengan Jajaran DPRK Banda Aceh

Daniel Abdul Wahab Rajut Silaturahmi dengan Jajaran DPRK Banda Aceh

31/03/2026
Pembayaran TPG Guru Tuntas, Plt Kadisdikbud: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik

Pembayaran TPG Guru Tuntas, Plt Kadisdikbud: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik

31/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

76 Mahasiswa STIT Muhammadiyah Diwisuda, Zakie Abdillah: Karier Anda Tidak Boleh Terhenti Setelah Wisuda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com