Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nasrul Zaman: Kebijakan Sekda Pangkas JKA Berisiko Picu Ledakan Sosial

Joe Samalanga by Joe Samalanga
31/03/2026
in Nanggroe
0
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

BANDA ACEH – Alarm bahaya bagi Partai Aceh kini benar-benar berbunyi nyaring. Kebijakan penghentian Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) untuk Desil 8, 9, dan 10 bukan sekadar kesalahan teknis—ini adalah blunder politik fatal yang berpotensi meruntuhkan legitimasi kekuasaan dalam waktu singkat.

JKA bukan program biasa. Ia adalah simbol keberpihakan, bukti nyata janji politik, dan fondasi kepercayaan rakyat. Ketika program ini dipangkas, yang runtuh bukan hanya layanan kesehatan—tetapi kepercayaan publik yang selama ini menjadi pilar kekuatan politik Partai Aceh.

Pemerhati kebijakan publik, Dr. Nasrul Zaman, M.Kes, menilai kebijakan tersebut berpotensi besar memicu krisis kepercayaan dan gejolak sosial.

“Kebijakan ini terkesan lahir dari pendekatan teknokratis yang kering empati dan jauh dari realitas masyarakat. Jika tidak dikoreksi, dampaknya bukan hanya administratif, tetapi bisa menjalar menjadi krisis politik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran Sekretaris Daerah Aceh yang dinilai terlalu dominan dalam mendorong kebijakan strategis tanpa kalkulasi dampak sosial-politik terhadap kepemimpinan Muzakir Manaf.

“Rakyat tidak melihat siapa yang merancang. Mereka hanya melihat siapa yang memimpin. Ketika hak kesehatan mereka hilang, maka legitimasi pemimpin ikut dipertaruhkan,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi saat ini ibarat api dalam sekam. Kemarahan publik berpotensi membesar dan meledak dalam bentuk aksi terbuka jika tidak segera direspons secara bijak dan cepat.

Dalam situasi genting ini, langkah tegas dinilai menjadi keharusan. Pembatalan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 menjadi opsi paling rasional untuk meredam gejolak sekaligus memulihkan kepercayaan publik.

Selain itu, pemerintah juga didorong untuk melakukan realokasi anggaran secara serius—memangkas belanja yang tidak prioritas seperti perjalanan dinas dan operasional berlebih, guna memastikan keberlanjutan program JKA.

“Ini bukan sekadar soal fiskal, tetapi soal keberpihakan dan sensitivitas kepemimpinan. Jika salah langkah, ini bisa menjadi titik balik yang merugikan secara politik,” tutup Dr. Nasrul Zaman, M.Kes.

Rakyat tidak akan lupa. Dan setiap keputusan hari ini akan menentukan arah masa depan politik di Aceh. []

Previous Post

Daniel Abdul Wahab Rajut Silaturahmi dengan Jajaran DPRK Banda Aceh

Next Post

Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

Next Post
Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

Kemenag Aceh Besar Catat 144 Pasangan Menikah Usai Idul Fitri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

24/07/2026
YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026

Terpopuler

Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

Nasrul Zaman: Kebijakan Sekda Pangkas JKA Berisiko Picu Ledakan Sosial

31/03/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com