Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

MER-C Kutuk Pembunuhan Direktur RS Indonesia di Gaza oleh Israel

redaksi by redaksi
03/07/2025
in Internasional
0
MER-C Kutuk Pembunuhan Direktur RS Indonesia di Gaza oleh Israel

Direktur RS Indonesia di Gaza Marwan Al Sultan bersama istri dan anak-anaknya tewas dalam serangan udara Israel pada Rabu (2/7). (Foto: AFP/MOHAMMAD AHMAD)

Jakarta – MER-C Indonesia mengecam pembunuhan Direktur Rumah Sakit Indonesia (RS Indonesia) di Gaza, Marwan Al Sultan, oleh Israel pada Rabu (2/7).

Al Sultan bersama istri dan anak-anaknya tewas dalam serangan udara Israel di tempat tinggal sementara mereka di Gaza utara.

“Pembunuhan dr. Marwan Al Sultan dan keluarganya merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan dan tindakan ketidakadilan berat yang harus dipertanggungjawabkan. Ini adalah hari berkabung bagi seluruh umat manusia. Kami menolak untuk tetap diam,” tulis pernyataan resmi MER-C Indonesia, Kamis (3/7).

MER-C Indonesia menyampaikan Al Sultan merupakan konsultan kardiologi intervensional. Sejak dimulainya genosida Gaza pada 2023, Al Sultan tanpa henti memimpin RS Indonesia dalam situasi yang sulit.

“Ia menyediakan layanan medis penting bagi rakyat Palestina meskipun terus-menerus diancam serangan udara Israel, dan keterbatasan sumber daya yang parah,” imbuh MER-C.

MER-C menyebut Al Sultan orang yang terbuka dan kooperatif, sehingga menjalin kerja sama erat dengan banyak tim kemanusiaan internasional dari berbagai negara seperti Inggris, Belanda hingga Maroko.

“Di bawah kepemimpinannya, RS Indonesia menjadi pusat vital untuk layanan kesehata, bukan target militer seperti yang dituduhkan secara keliru oleh narasi Israel,” ujar MER-C.

Menurut mereka, selama Januari-Maret 2025, pihaknya bersama Al Sultan menghidupkan kembali layanan darurat dan memulihkan operasi RS Indonesia secara penuh.

“Ia dikenal karena keterusterangan, spontanitas, dan kepemimpinannya yang tegas, sifat-sifat yang membentuk rapat manajemen rumah sakit sehari-hari, yang sering kali diisi dengan perdebatan sengit dan selalu diakhiri dengan keakraban sambil minum kopi dan makan bersama,” kenang MER-C.

Al Sultan beserta keluarganya tewas dalam pembantaian terbaru Israel yang menyasar Kota Gaza, pada Rabu (2/7).

Sumber Al Jazeera mengatakan serangan Israel menargetkan bangunan perumahan di Barat Daya Kota Gaza. Istri dan anak Al Sultan tewas dalam gempuran itu.

Al Sultan merupakan sumber informasi utama dari Gaza, yang melaporkan kondisi warga Palestina kepada publik.

Ia juga sudah berulang kali meminta masyarakat internasional memastikan keselamatan tim medis, termasuk saat Israel mengepung hingga menyerang secara brutal RS Indonesia.

Israel meluncurkan agresi ke Palestina sejak Oktober 2023. Sejak saat itu, mereka menggempur habis-habisan fasilitas sipil seperti rumah sakit, kamp pengungsian, hingga tempat ibadah.

Selama agresi, Israel berulang kali mengepung dan menyerang RS Indonesia. Secara serampangan, mereka menuding ada markas Hamas di fasilitas medis tersebut sehingga perlu dihancurkan.

Tuduhan Israel tak pernah terbukti. Mereka sering menggunakan dalih yang sama untuk menghancurkan berbagai fasilitas medis di Gaza.

Imbas penjajahan dan genosida Israel, lebih dari 56.000 warga di Palestina meninggal, ratusan ribu rumah hancur, dan ratusan fasilitas sipil porak-poranda.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Benarkah Prabowo Sudah Izinkan Bulan Bintang Berkibar di Aceh?

Next Post

Kemlu Berduka Direktur RS Indonesia Tewas Dibunuh Israel

Next Post
Kemlu Berduka Direktur RS Indonesia Tewas Dibunuh Israel

Kemlu Berduka Direktur RS Indonesia Tewas Dibunuh Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

27/03/2026
Pemkab Aceh Besar: THR dan Gaji 13 Guru Sudah Dibayarkan, TPG Segera…!

Pemkab Aceh Besar: THR dan Gaji 13 Guru Sudah Dibayarkan, TPG Segera…!

27/03/2026
Kapolda Ajak Generasi Muda Implementasi Program Kepolisian Hijau

Kapolda Ajak Generasi Muda Implementasi Program Kepolisian Hijau

27/03/2026
Sekda Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Sekda Tegaskan Pemanfaatan TKD Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

27/03/2026
Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

MER-C Kutuk Pembunuhan Direktur RS Indonesia di Gaza oleh Israel

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com