BANDA ACEH – Jemaah haji asal Aceh yang masih berada di tanah suci Arab Saudi berjumlah 1.697 orang atau 5 Kloter sisa. Para jemaah haji ini menunggu pemulangan ke tanah air secara bertahan.
Hal ini disampaikan Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Drs. Azhari M.Si, kepada wartawan, Jumat pagi 4 Juli 2025.
“Tersisa 5 Kloter lagi menunggu pemulangan bertahap. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” kata Azhari.
Menurutnya, jemaah haji Aceh dari Kloter 8 hingga Kloter 12 saat ini sedang berada di Madinah dengan jumlah 1.692 orang. Kemudian ada 4 jemaah dari Kloter sebelumnya (keluar manifest-red) yang masih dirawat di Madinah plus satu orang dirawat di Makkah.
“Jadi total masih ada 1.697 orang Jemaah Aceh yang masih menunggu pemulangan. Semoga Allah Swt mudahkan segala proses dan para jemaah ini segera kembali ke tanah air,” ujar Azhari.
Sebelumnya dilaporkan, sebanyak dua jemaah haji asal Aceh yang tergabung dalam Kloter 7 masih harus menjalani perawatan di Arab Saudi.
Dua Jemaah ini tidak termasuk dalam 390 jemaah haji asal Aceh Kloter 7 yang kembali mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Jumat pagi 4 Juli 2025, pukul 08.16 WIB.
“Dua masih harus dirawat di Arab Saudi,” kata Azhari.
Kloter 07 berangkat ke tanah suci dengan 393 jemaah dan Kembali mendarat di Bandara SIM Blang Bintang dengan 390 jemaah.
Seorang jemaah Kloter 7 dinyatakan wafat di tanah suci. Sosok tersebut adalah almarhum Abdul Kadir Jailani, 89 tahun, asal Aceh Tamiang, yang meninggal pada Kamis 19 Juni 2025, di Makkah.
Kemudian dua yang sedang dirawat di Madinah adalah Nawawi bin Muhammad Amin, 62 tahun, asal Langsa serta Basyariah Muhammad Yunan, 76 tahun.
“Kita berharap jemaah kita yang masih dirawat di Arab Saudi dapat segera sembuh dan segera kembali ke Aceh dengan sehat,” ujar Azhari.










