Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Al- Farlaky Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil di Gajah Mentah

redaksi by redaksi
13/07/2025
in Lintas Timur
0
Al- Farlaky Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil di Gajah Mentah

IDI RAYEUK – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al- Farlaky, S.H.I, M.Si menyerahkan bantuan pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) di Gampong Gajah Mentah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Jum’at, 11 Juli 2025

Bantuan tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan LKS Peduli Dhuafa.

Adapun bantuan yang disalurkan antara lain berupa stimulan pemberdayaan, pengisian hunian tetap untuk 76 keluarga, pembangunan balai sosial (community centre), sarana pendukung community centre, serta sarana air bersih.

Al- Farlaky mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat adat terpencil agar bisa hidup lebih mandiri dan produktif.

“Dengan memaksimalkan potensi dan sumber daya yang ada di sekitar, kita ingin masyarakat Gajah Mentah bisa hidup lebih sejahtera dan tetap menjaga nilai-nilai adat istiadat para leluhur,” ujar Bupati.

Al- Farlaky mengajak masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada lapangan kerja di pemerintahan.

Menurutnya, dengan kondisi belanja pegawai yang sudah sangat tinggi dalam struktur anggaran, masyarakat perlu mulai memikirkan alternatif penghidupan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Peluang kerja jangan hanya berharap di pemerintahan. Apalagi di Aceh Timur, pegawainya sudah banyak sekali. Belanja pegawai pun sudah sangat tinggi dari proyeksi anggaran,” ujar Al-Farlaky dalam arahannya kepada masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya semangat berwirausaha di tengah masyarakat. Ia menyebut, masih banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan oleh masyarakat, seperti sektor pertanian, peternakan, hingga usaha kecil menengah (UKM).

“Masyarakat juga harus bisa menjadi entrepreneur, dengan segala usaha dan peluang yang bisa dilakukan. Sektor pertanian, misalnya, masih sangat terbuka dan punya banyak kesempatan,” tambahnya.

Dalam konteks pembangunan desa, Bupati juga berpesan agar setiap persoalan yang muncul di tingkat gampong (desa) diselesaikan secara arif dan bijaksana di level tersebut terlebih dahulu.

Jika tidak terselesaikan di tingkat desa, barulah persoalan dibawa ke kecamatan. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya siap menerima laporan langsung jika pihak kecamatan tidak merespons.

“Jika ada persoalan di gampong, selesaikan dulu di tingkat gampong. Kalau perlu naik ke kecamatan, harus direspons. Tapi kalau kecamatan tidak respon, sampaikan langsung ke saya. Insya Allah akan kita respon,” tegas Bupati.

Al-Farlaky juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antara masyarakat dengan aparatur gampong, terutama keuchik sebagai pemimpin di tingkat desa.

“Jaga kekompakan di gampong antara masyarakat dan keuchik. Saling dukung, sehingga pembangunan di level desa bisa terwujud,” pungkas Al- Farlaky.

Previous Post

Bupati Aceh Timur Imbau Aparatur Gampong dan Kecamatan Tak Terbitkan Surat Tanah Sporadik

Next Post

Kepala SMAN 1 Ingin Jaya Dukung Surat Edaran Gubernur dan Kadisdik Aceh

Next Post
Kepala SMAN 1 Ingin Jaya Dukung Surat Edaran Gubernur dan Kadisdik Aceh

Kepala SMAN 1 Ingin Jaya Dukung Surat Edaran Gubernur dan Kadisdik Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Aceh

29/07/2026
Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

Imigrasi Banda Aceh Terbitkan 16.150 Paspor pada Semester I 2026

29/07/2026
Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

Ketika Nyawa Seorang Ayah Lebih Murah dari Seekor Ayam, Lalu Dimana Keadilan Hukum?

29/07/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Sukses Gelar Webinar Nasional

29/07/2026
Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

Oknum Polisi yang Terlibat Perampokan di Aceh Selatan Diberhentikan

29/07/2026

Terpopuler

Al- Farlaky Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil di Gajah Mentah

Al- Farlaky Serahkan Bantuan untuk Komunitas Adat Terpencil di Gajah Mentah

13/07/2025

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com