MEUREUDU – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar, memantau langsung perkembangan sektor industri lokal dan memberikan dukungan terhadap potensi ekonomi yang ada di Aceh, seperti memantau langsung industri pengolahan biji kakao yang berlokasi di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu 20 Juli 2025.
Pantauan Atjehwatch.com, dalam kunjungannya, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Wali Nanggroe didampingi langsung oleh Dahlan Kadis Disperindagkop Pidie jaya meninjau berbagai fasilitas produksi Socolatte yang ada di Musa kecamatan Bandar Baru.
Wali Nanggroe memantau langsung Mulai dari proses pengolahan biji kakao mentah hingga menjadi produk olahan seperti cokelat batangan dan bubuk kakao. Kemudian juga berinteraksiblansung dengan para pekerja dan manajemen Socolatte untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh industri tersebut.
Diketahui, Socolatte dikenal sebagai salah satu pelopor dalam industri pengolahan kakao di Aceh, yang secara konsisten menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan memanfaatkan biji kakao lokal.
Keberadaan Socolatte diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi petani kakao di Pidie Jaya dan sekitarnya, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Wali Nanggroe menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Socolatte dalam mengembangkan industri pengolahan kakao di Aceh khususnya Kabupaten Pidie Jaya.
“Potensi kakao di Aceh sangat besar, dan Socolatte telah membuktikan bahwa kita mampu menghasilkan produk olahan kakao yang berdaya saing,” Ujar Wali Nanggroe.
Wali Nanggroe menjelaskan bahwa “kita harus bersama sama mendorong pemerintah Aceh untuk terus berkomitmen agar mendukung pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) serta sektor pertanian demi kemajuan ekonomi daerah,” katanya.
Dalam pada itu, Dahlan kadis disperindagkop Pidie jaya mengatakan semoga dengan Kunjungan Wali Nanggroe dapat memacu para pelaku usaha di sektor kakao di Pidie Jaya.
“Kita harapkan dapat memacu semangat para pelaku usaha di sektor kakao dan industri lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, sehingga dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Dahlan.[Mul]










