Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima The Aceh Post Awards sebagai Tokoh Transformasi dan Modernisasi

redaksi by redaksi
27/07/2025
in Sosok
0
Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima The Aceh Post Awards sebagai Tokoh Transformasi dan Modernisasi

BANDA ACEH – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S. Sos MSP menerima penghargaan The Aceh Post Awards 2025 sebagai tokoh muda inspiratif penggerak perubahan.

Dr. Safaruddin menerima penghargaan tersebut atas dedikasinya yang dinilai sebagai motor penggerak transformasi dan modernisasi di Kabupaten Abdya.

Penyerahan penghargaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) theacehpost.com yang ke-5 tahun itu berlangsung di Ballroom Hermes Hotel, Sabtu (26/07/2025) malam.

Safaruddin mengatakan, penghargaan tersebut ia dedikasikan untuk seluruh anak-anak muda di Aceh, khususnya bagi mereka yang lahir dari keluarga kurang mampu.

“Award The Aceh Post ini saya dedikasikan buat kalian anak tukang jahit, anak keluarga petani, nelayan dan mereka yang dari keluarga keterbatasan ekonomi. Tidak ada yang mustahil jika tuhan berkehendak, dan tidak ada yang kebetulan jika kita merencanakan,” kata Safaruddin.

Ungkapan tersebut disampaikan Safaruddin sebagai motivasi bagi anak-muda Aceh secara umum, dan khususnya di Abdya yang saat ini sedang merajut cita-cita atau mimpi demi masa depan lebih baik.

Sosok Dr. Safaruddin bukanlah orang terlahir dari keluarga berada. Ia hanyalah anak seorang tukang jahit yang sejak kecil mempunyai mimpi ingin mengabdi dan membangun kampung halaman.

“Berkat kerja keras dan tak pernah menyerah, serta dibarengi doa orang tua, alhamdulillah cita-cita itu kini sudah terwujud, yang penting jangan pernah berputus asa, tetap semangat,” ujarnya.

Menurut Safaruddin, kemewahan hidup akan didapatkan ketika kamu mampu bersyukur akan nikmat tuhan. Teruslah berbuat kebaikan kepada siapapun, dan jangan pernah berhenti karena omongan orang lain yang membencimu.

“Kepada mereka yang sedang nyinyirin Safaruddin, terima kasih ya. Kalian telah membantu saya untuk lebih kuat, dan saya menikmatinya,” pungkas Safaruddin.

Profil Singkat Sosok Safaruddin: Anak Tukang Jahit Jadi Bupati Abdya

Dr. Safaruddin tak kuasa menahan kesedihan saat mengenang almarhum sang ayah yang sempat memintanya agar berhenti dari dunia politik.

Suasana sorak sorai pendukung dan tepuk tangan tamu undangan yang memenuhi ruang sidang paripurna DPRK Abdya, Minggu (16/2/2025) malam, seketika hening.

“Saya disarankan, sudah boleh nak, tidak usah lagi bermimpi untuk bertarung politik, cukup menjadi tenaga kontrak atau tenaga honerer saja nak,” kenang Safaruddin meneteskan air mata saat memberikan sambutan pertama usai dilantik menjadi Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Permintaan sang ayah itu bukan tanpa alasan, karena melihat Safaruddin tidak mampu dalam tekanan-tekanan politik kala itu.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1 dengan menyandang titel S. Sos di Universitas Sumatera Utara (USU). Pria kelahiran 1983 ini kemudian memilih pulang kampung.

Sejak medio 2006 hingga 2017, Safaruddin gagal dan jatuh bangun saat mencoba mencari peruntungan dalam kontestasi politik. Mulai dari menjadi pendukung paslon hingga ikut Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Momen ini saya dalam kejatuhan yang luar biasa. Sampai sang Ayah melihat itu. Tapi, saya yakin orang tua saya pasti akan bangga melihat anaknya hari ini,” ucapnya meneteskan air mata.

Safaruddin menceritakan, dirinya bukan terlahir dari keluarga berada. Ayahnya hanya seorang tukang jahit yang tidak punya mimpi besar.

“Bapak saya hanya seorang tukang jahit. Saya anak orang miskin, tapi saya punya tekad setelah menamatkan S1 saya tetap konsisten dan fokus di dunia politik sebagai jalan hidup saya,” ujarnya.

Saat ini, kata Safaruddin, tuhan telah mewujudkan mimpinya itu. Saat semua orang meragukan dirinya, kini Safaruddin membuktikan jika ia pantas untuk menjadi pemimpin dan membangun kampung halaman.

“Paling tidak bagi anak-anak muda jangan pernah kalah dengan kehidupan hari ini. Sosok Safaruddin bisa menjadi inspirasi kita semua, saya yakin dan percaya semuanya punya cita dan keinginan bersama. Mewujudkan impian kesejahteraan rakyat Abdya,” tuturnya.

Politisi Muda Aceh

Dr. Safaruddin merupakan sosok politisi muda berpengaruh di Aceh. Sebelum maju dalam kontestasi Pilkada Aceh, dia lebih dulu menduduki jabatan Wakil Ketua DPRA periode 2019-2024.

Pada saat memimpin kursi parlemen, pria asal Desa Tangah, Kecamatan Susoh, Abdya, ini merupakan termuda dari empat pimpinan DPRA lainnya.

Dr. Safaruddin merupakan politisi Partai Gerindra. Di partai, Safar dipercayakan sebagai Ketua Harian oleh Ketua DPD Partai Gerindra, Fadhullah atau akrab disapa Dek Fadh.

Sebelumnya, ia pernah dipercayakan sebagai sekretaris partai sebelum diganti dengan H Abdurrahman Ahmad yang juga Ketua Fraksi Gerindra di DPRA.

Di luar partai, Safar membentuk serta memimpin sejumlah organisasi dan komunitas. Seperti LSM Beuratana, Presiden Legend Sigupai, klub sepak bola para legend yang berasal dari pantai barat selatan Aceh.

Kemudian, Ketua Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh dan Ketua Pengurus Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Wilayah Aceh.

Sejak kecil, Safar juga dikenal dengan sosok anak muda yang memiliki pendidikan dan ilmu agama kuat. Bahkan ia mendapat gelar Ustaz Kecil karena saat remaja mengajar ngaji anak-anak kampungnya.

Safar juga seorang qori yang dibuktikan pernah menjuarai Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) saat usia remaja.
Unggul bidang agama, suami Ratna Sari Dewi itu juga juara di sekolah dan di bidang olahraga sepakbola.

Previous Post

DT Peduli Aceh Tebar Kebaikan Jum’at, Berbagi di Masjid Al-Hidayah Peurada

Next Post

Dinas Syariat Islam Gelar Try Out Persiapan STQHN di Dayah Darul Quran Aceh

Next Post
Dinas Syariat Islam Gelar Try Out Persiapan STQHN di Dayah Darul Quran Aceh

Dinas Syariat Islam Gelar Try Out Persiapan STQHN di Dayah Darul Quran Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026
Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com