LHOKSEUMAWE – Staf International Office (IO) UIN Ar-raniry (UINAR) Suri Wahyuni M.Pd turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang berlangsung pada tanggal 9–10 Juli 2025 di Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap upaya internasionalisasi pendidikan tinggi dan penguatan bahasa Indonesia di ranah global.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi Aceh, Pusat BIPA Jurusan Teknik Sipil PNL, serta Asosiasi Pengajar dan Pegiat BIPA (APPBIPA) Aceh. Bimtek ini dirancang untuk membekali para calon pengajar dan pegiat BIPA dengan keterampilan dasar dalam mengajarkan bahasa Indonesia kepada penutur asing.
Bimtek resmi dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Ir. Rizal Syahyadi, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng, APEC Eng., yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan program BIPA sebagai salah satu upaya membuka jalan bagi menyambut mahasiswa asing serta memperluas jejaring internasional kampus.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Drs. Umar Solikhan, M. Hum., turut hadir dan menyampaikan komitmen dalam memfasilitasi kampus-kampus untuk pengembangan program BIPA.
Sementara itu, Koordinator BIPA Balai Bahasa Aceh, Zainun, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya peran program BIPA sebagai langkah strategis dalam membawa bahasa Indonesia di kancah international, terlebih setelah bahasa Indonesia ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi pada Sidang Umum UNESCO di akhir 2024 lalu.
Peserta bimtek berasal dari berbagai daerah, seperti Banda Aceh, Bireuen, Lhokseumawe dan Langsa. Di antara peserta tersebut, hadir pula staf International Office (IO), Suri Wahyuni M.Pd, yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Selama dua hari, para peserta mendapatkan materi yang komprehensif dan aplikatif dari para narasumber berpengalaman, seperti Dr. Cut Novita Srikandi, S.S., M.Hum. (Ketua Pusat BIPA UMSU), Mashitah Mahsa, M.Pd. (Pengajar BIPA UNIMAL), serta Yusnimar, M.TESOL (Ketua APPBIPA Aceh sekaligus Ketua Pusat BIPA JTS PNL). Materi yang diberikan mencakup penyusunan silabus dan RPP berbasis kearifan lokal Aceh, strategi pengajaran BIPA yang efektif, serta pemanfaatan media kreatif dan permainan interaktif dalam proses pembelajaran.
Suri Wahyuni M.Pd membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku sangat terinspirasi oleh semangat para narasumber dan peserta dalam memajukan pengajaran bahasa Indonesia kepada dunia.
“Kegiatan ini membuka wawasan saya mengenai strategi pengajaran BIPA yang komunikatif dan berbasis budaya lokal. Sangat relevan dengan peran kami di International Office, apalagi dalam menyambut mahasiswa asing,” ujarnya.
Suri Wahyuni M.Pd juga menambahkan bahwa ia berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilanjutkan secara berkala.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, pelatihan seperti ini bisa dilakukan secara berjenjang, agar semakin banyak SDM berkualitas yang siap mengajar BIPA dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia,” tutupnya.
Antusiasme dan respon positif dari para peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat secara akademis, namun juga memberikan dorongan semangat baru bagi pengembangan bahasa Indonesia melalui pendidikan. []










