Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Finlandia usai AS-Eropa Rapat soal Ukraina: Putin Tak Bisa Dipercaya

redaksi by redaksi
19/08/2025
in Internasional
0
Finlandia usai AS-Eropa Rapat soal Ukraina: Putin Tak Bisa Dipercaya

Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan para pemimpin negara Eropa bicara soal Rusia-Ukraina. (Foto: REUTERS/Alexander Drago)

Jakarta – Presiden Finlandia Alexander Stubb menilai Presiden Rusia Vladimir Putin tidak bisa dipercaya.

Hal itu Stubb ungkapkan usai melangsungkan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin negara Uni Eropa lainnya, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, di Gedung Putih pada Senin (18/8) waktu Washington D.C.

Pertemuan para pemimpin Eropa dan AS itu fokus membahas prospek perdamaian Rusia-Ukraina dan jaminan keamanan bagi Kyiv.

“Putin tak bisa dipercaya. Kini kita akan melihat apakah ia memiliki keberanian untuk hadir dalam pertemuan semacam ini. Apakah ia berani datang ke pertemuan trilateral, atau justru kembali mencoba mengulur waktu?” ujar Stubb kepada wartawan Finlandia usai pertemuan berlangsung seperti dikutip AFP.

Komentar Stubb ini juga keluar setelah Trump mengeklaim tengah mempersiapkan pertemuan langsung Putin dan Zelensky dengan skema trilateral dalam dua pekan ke depan.

Kanselir Jerman Friedrich Merz juga mengeklaim Putin sudah bilang ke Trump siap bertemu Zelensky.

Meski begitu belum ada konfirmasi langsung dari Putin soal ini. Zelensky juga belum berkomentar soal rencana pertemuan dengan Putin tersebut.

Sementara itu, Finlandia bersama dengan kelompok Nordic-Baltic Eight (NB8) dalam joint-statement mereka mendukung kedaulatan Ukraina serta menyerukan penyelesaian adil atas perang skala penuh Rusia.

“Kami tetap teguh mendukung Ukraina dan upaya, termasuk yang dilakukan Presiden Trump, untuk mengakhiri perang agresi Rusia terhadap Ukraina,” bunyi pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Sabtu.

Pernyataan itu secara tegas menyerukan gencatan senjata, “jaminan keamanan yang kredibel” untuk Ukraina, pembebasan anak-anak Ukraina yang diculik Rusia, serta komitmen dari negara-negara sekutu untuk mencegah serangan Rusia di masa depan. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa Rusia tidak memiliki hak veto atas jalur keanggotaan Ukraina menuju NATO maupun Uni Eropa.

“Hanya Ukraina yang berhak mengambil keputusan terkait masa depannya. Pengalaman telah menunjukkan bahwa Putin tidak dapat dipercaya. Pada akhirnya, Rusia bertanggung jawab untuk menghentikan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. Agresi dan ambisi imperialis Rusia adalah akar penyebab perang ini,” bunyi pernyataan bersama itu seperti dikutip yle.fi.

“Kami menuntut Rusia segera mengembalikan anak-anak yang diculik dari wilayah pendudukan, serta membebaskan tawanan perang dan tahanan sipil,” tegas kedelapan negara tersebut.

Kelompok NB8 terdiri atas tiga negara Baltik: Estonia, Latvia, dan Lituania, serta lima negara Nordik, yaitu Finlandia, Swedia, Norwegia, Denmark, dan Islandia. Seluruhnya merupakan anggota NATO. Sementara itu, semua negara NB8 kecuali Islandia dan Norwegia adalah anggota Uni Eropa.

Finlandia, Norwegia, dan tiga negara Baltik yang berbatasan langsung dengan Rusia dikenal sebagai pendukung paling kuat kedaulatan Ukraina. Hingga akhir Juni, Finlandia telah memberikan bantuan pertahanan senilai 2,8 miliar euro kepada Ukraina sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Al-Farlaky Lepas Pawai Karnaval HUT ke-80 RI di Kota Idi

Next Post

Status Rumah Sakit Pendidikan di UU Kesehatan Digugat ke MK

Next Post
Status Rumah Sakit Pendidikan di UU Kesehatan Digugat ke MK

Status Rumah Sakit Pendidikan di UU Kesehatan Digugat ke MK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Satu Meninggal dan 13 Terluka Akibat Longsor di Aceh Tengah

Satu Meninggal dan 13 Terluka Akibat Longsor di Aceh Tengah

14/09/2026
Imigrasi Banda Aceh Serahkan Dua WN RRT kepada Tim Inteldakim Kualanamu

Imigrasi Banda Aceh Serahkan Dua WN RRT kepada Tim Inteldakim Kualanamu

14/09/2026
UTU Rampungkan 5 Ruang Kelas Darurat di Aceh Tengah

UTU Rampungkan 5 Ruang Kelas Darurat di Aceh Tengah

14/09/2026
Wamenpar Dorong Pariwisata Aceh yang Berkelanjutan

Wamenpar Dorong Pariwisata Aceh yang Berkelanjutan

14/09/2026
PLN Blangpidie Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Sebagian Wilayah Blangpidie dan Susoh Hari ini Akan Alami Pemadaman Sementara

PLN Blangpidie Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Sebagian Wilayah Blangpidie dan Susoh Hari ini Akan Alami Pemadaman Sementara

14/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

Finlandia usai AS-Eropa Rapat soal Ukraina: Putin Tak Bisa Dipercaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com