SIGLI – Milad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-59 dapat dimaknai sebagai momentum refleksi dan konsolidasi organisasi. Salah satu gagasan strategis yang kini digulirkan terkait rencana pembentukan Badan Otonom (Banom) yang disebut KAHMI ASN.
Hal itu dikatakan oleh Muhammad Andri, salah satu alumni HMI cabang Sigli kepada Atjehwatch.com, Selasa 16 September 2025.
Kehadiran Banom KAHMI ASN dinilai cukup penting karena memiliki peran sangat strategis dalam lingkup birokrasi, mereka tidak hanya terlibat dalam proses perumusan kebijakan publik, tetapi membawa nilai-nilai ke-Islaman serta kepemimpinan hasil dari tempaan HMI.
“Netralitas politik yang melekat pada diri ASN bahkan dipandang sebagai sebuah peluang untuk lebih fokus pada kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.Melalui langkah ini diharapkan mampu memperkuat kiprah KAHMI sekaligus menghadirkan birokrasi yang lebih profesional dan berorientasi pelayanan,” katanya
Melalui momentum Milad KAHMI yang ke-59, masa depan organisasi sangat tergantung pada kemampuan dalam memanfaatkan potensi strategis alumninya.
“Dengan integritas dan profesionalisme, KAHMI ASN diyakini menjadi energi baru untuk membawa organisasi yang lebih berwibawa dan bermanfaat bagi masyarakat. “Selamat Milad KAHMI yang ke 59,” ujar Muhammad Andri Pengurus MD KAHMI Pidie.[Mul]











Semoga bermanfaat buat ummat n tetap solid Dimata dunia
Ga usah bikin kahmi baru, bikin saja departemen baru di bawah kahmi.
Sebagai organisasi yang berwibawa untuk NKRI berkelanjutan