Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Aceh Australian Alumni Gandeng TDW, SuperSchooling dan FBA Selenggarakan Webinar Pengembangan Diri

redaksi by redaksi
29/09/2025
in Lintas Timur
0
Aceh Australian Alumni Gandeng TDW, SuperSchooling dan FBA Selenggarakan Webinar Pengembangan Diri

Aceh Australian Alumni Gandeng TDW, SuperSchooling dan FBA Selenggarakan Webinar Pengembangan Diri

BANDA ACEH – Aceh Australian Alumni (AAA) menggadeng empat lembaga masing-masing TDW Resources, SuperSchooling, Forum Bangun Aceh (FBA), menyelenggarakan acara bertajuk “Bikin Pondasi Baru untuk Level Up Hidupmu!” secara daring melalui Zoom, Minggu (28/9/2025).

Kegiatan ini diikuti dengan antusiasme tinggi dari peserta berbagai kalangan, mulai dari remaja, mahasiswa, guru, hingga profesional muda.

Narasumber utama, Frida Pigny (Pendiri SuperSchooling), kepada media ini, Senin (29/9) menyampaikan, bahwa pengembangan diri adalah keniscayaan.

“Kita sudah membangun fondasi di sesi pertama, kini saatnya upgrade software diri. Perjalanan transformasi tidak hanya dimulai dari lingkungan yang supportive, tapi juga dari identitas diri yang kita genggam,” ujar Pigny.

Katanya, di sesi kedua, kita akan bongkar dan desain ulang blueprint diri teman-teman, karena versi terbaik dari diri teman-teman sudah menunggu untuk di-unlock.

“Kalau HP saja wajib kita ganti kalau sudah ketinggalan zaman, apalagi pola pikir kita,” ucapnya.

Sementara itu, Fuad Zakiy (Authorized Master Trainer TDW Resources), menekankan keseimbangan dalam hidup.

“Perubahan adalah suatu keharusan jika ingin level up dalam kehidupan. Pastikan semua area dalam kehidupan seimbang agar memiliki pondasi yang kokoh dalam proses level up itu,” kata Fuad.

Lebih lanjut diungkapkannya, testimoni dari peserta lain juga menguatkan relevansi acara ini.

Sedangkan Muhammad Arifin dari Tsunami Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK menyampaikan, bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru.

“Kegiatan hari ini sangat memberikan insight baru bagi saya, salah satunya terkait ilmu pengembangan diri yang dulu waktu sekolah tidak pernah diajarkan,” tutur Arifin.

Ditambahkannya, dengan adanya acara seperti ini, sebenarnya menambah wadah untuk meng-upgrade diri.

Salah seorang peserta dosen dari UNIMED, Lia Lisyati mengatakan, acara yang seharusnya berdurasi satu jam bahkan berlanjut hampir dua jam karena tingginya interaksi antara narasumber dan peserta.

“Menurut saya, yang tadi sudah cukup bagus, sampai-sampai acara yang seharusnya hanya satu jam, ternyata tidak terasa hampir dua jam. Saya benar-benar menikmati kegiatannya. Pematerinya juga luar biasa,” ujar Lia.

Katanya, walau pun online, tapi pemateri dan peserta bisa engaging dengan baik.

Ketua AAA, Dr Ir Dyah Erti Idawati MT dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas sinergi empat lembaga yang berhasil menghadirkan ruang belajar alternatif.

“Ini merupakan wadah yang baik untuk edukasi, karena edukasi itu tidak harus selalu bersumber dari pendidikan akademik formal. Aceh Australia Alumni akan terus mendukung acara-acara edukatif seperti ini,” tandas Dyah.

Lebih lanjut dijelaskannya, acara ini dimoderatori oleh Asnawi Nurdin, Direktur Program Forum Bangun Aceh, dan berhasil menunjukkan bahwa pendidikan non-formal berbasis diskusi interaktif mampu menjadi sarana transformasi diri yang efektif.

“Dengan semangat kolaborasi dan dukungan lintas lembaga, kegiatan ini menegaskan bahwa kebutuhan akan edukasi pengembangan diri adalah bagian penting dari upaya membangun generasi Aceh yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” pungkas Dyah. []

Previous Post

Milenial Aceh Barat Apresiasi Dek Zoel Raih Penghargaan Pemimpin Muda Inspiratif 2025

Next Post

Kafilah Aceh Gelar Cross Culture Training Center Menuju MQK Internasional 2025

Next Post
Kafilah Aceh Gelar Cross Culture Training Center Menuju MQK Internasional 2025

Kafilah Aceh Gelar Cross Culture Training Center Menuju MQK Internasional 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baleg Sepakati RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

Baleg Sepakati RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

27/05/2026
Pemko Banda Aceh Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Gampong

Pemko Banda Aceh Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Gampong

27/05/2026
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

27/05/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Umat Teguhkan Spirit Kurban dan Kepedulian Sosial

Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Umat Teguhkan Spirit Kurban dan Kepedulian Sosial

27/05/2026
Fantastis, 204 Siswa Aceh Timur Lulus PTN Melalui Jalaur SNBT Meningkat dari  2025

Fantastis, 204 Siswa Aceh Timur Lulus PTN Melalui Jalaur SNBT Meningkat dari  2025

27/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com