Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

USK Dorong Wirausaha Inklusif Nilam di Desa Teuladan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/10/2025
in Kampus
0
USK Dorong Wirausaha Inklusif Nilam di Desa Teuladan

Aceh Besar– Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pembangunan Berkelanjutan (PKMBPB) melaksanakan serangkaian kegiatan di Desa Teuladan, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu, 28/9/2025.

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Balee Nilam ini mengusung tema “Wirausaha Inklusif: Pengembangan Bibit Nilam Unggul Berbasis Gender di Aceh Besar”.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi wirausaha inklusif berbasis gender yang diikuti sekitar 20 petani, terdiri atas 10 perempuan dan 10 laki-laki. Sosialisasi tersebut bertujuan memperkenalkan konsep usaha yang tidak hanya meningkatkan produktivitas bibit nilam unggul, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang adil bagi laki-laki dan perempuan.

Ketua Tim PKMBPB, Suraiya Kamaruzzaman, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal sekaligus memperkuat pembangunan pertanian berkelanjutan. Para petani yang hadir memberikan apresiasi positif. 

Dedi, salah seorang petani nilam, menyampaikan harapannya agar pendampingan dari USK dapat meningkatkan kualitas bibit serta memperbaiki pola usaha yang lebih teratur.

Hal senada juga diungkapkan oleh  Cut Halimah, petani perempuan Desa Teuladan, yang merasa program ini memberikan kesempatan baru bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam usaha pembibitan dan pengelolaan usaha tani, sehingga menambah rasa percaya diri mereka.

Sebagai bagian dari program ini, USK juga menempatkan enam mahasiswa KKN Tematik di Desa Teuladan untuk mendampingi masyarakat. Mereka terdiri dari empat mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, yaitu Cyta Fahir, Dwi Tara Amelia, Rafika Indriyani, dan Reyka Anggraini, serta dua mahasiswa Program Studi Teknik Industri, yaitu Arif Ashiddiq dan Iqsan Aripriatna. Prosesi serah terima mahasiswa dilakukan langsung oleh tim PKMBPB kepada Pemerintah Desa Teuladan yang diterima oleh Sekretaris Desa, Ramlan.

Mahasiswa tersebut akan berperan sebagai mitra strategis masyarakat dengan memberikan pendampingan pada aspek teknis budidaya, manajemen usaha, dan pemasaran berbasis gender. Sekretaris Desa Teuladan, Ramlan, menyambut baik kehadiran mereka dan berharap adanya kelompok tani yang benar-benar aktif terbentuk sehingga usaha nilam desa dapat berkembang secara berkelanjutan.

USK juga memfasilitasi Focus Group Discussion (FGD) pembentukan kelompok pembibitan nilam inklusif. Diskusi ini melibatkan petani laki-laki dan perempuan secara setara untuk merumuskan mekanisme kerja, model kolaborasi, dan strategi keberlanjutan usaha pembibitan nilam unggul.

Dalam forum tersebut, anggota tim PKMBPB, Irfan Zikri, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan kelompok agar kelembagaan yang terbentuk tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi bibit, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan jaringan usaha yang inklusif.

Antusiasme peserta tampak jelas, di mana petani laki-laki maupun perempuan aktif memberikan gagasan.  Rahman, tokoh masyarakat setempat yang sangat peduli dengan pemberdayaan masyarakat nilam dalam diskusi menilai bahwa kelompok yang terorganisir dengan baik dan memiliki aturan yang jelas akan mampu menjamin keberlangsungan usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga desa.

Melalui rangkaian kegiatan ini, USK menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara universitas, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya wirausaha nilam yang inklusif, berkeadilan gender, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Previous Post

Kapolda Aceh Paparkan Pengaruh Narasi pada Pembangunan Aceh

Next Post

Ohku, Sejumlah SPBU di Aceh Alami Kekosongan BBM Subsidi

Next Post
Ketersediaan BBM di Banda Aceh Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Ohku, Sejumlah SPBU di Aceh Alami Kekosongan BBM Subsidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Minta Pengunjung Objek Wisata Jaga Keselamatan

Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar

26/03/2026
Pemerintah Sebut Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Butuh Rp 130 Triliun

Pemerintah Sebut Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Butuh Rp 130 Triliun

26/03/2026
Garuda Pastikan Penumpang Arus Balik di Aceh Terakomodir

Garuda Pastikan Penumpang Arus Balik di Aceh Terakomodir

26/03/2026
USK Luncurkan Buku MemoryGraph untuk Merawat Ingatan Aceh

USK Luncurkan Buku MemoryGraph untuk Merawat Ingatan Aceh

26/03/2026
Kejari Sabang Periksa 22 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa

Kejari Sabang Periksa 22 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa

26/03/2026

Terpopuler

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

25/03/2026

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

USK Dorong Wirausaha Inklusif Nilam di Desa Teuladan

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ini Sosok Bagher Ghalibaf, Incaran Trump Buat Pemimpin Iran Masa Depan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com