Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Terkait Penertiban Tambang, Wakil Ketua DPRK Minta Atensi Khusus untuk Galian C Demi Kebutuhan Warga

redaksi by redaksi
03/10/2025
in Lintas Timur
0
Terkait Penertiban Tambang, Wakil Ketua DPRK Minta Atensi Khusus untuk Galian C Demi Kebutuhan Warga

Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, saat menghadiri pertemuan dan deklarasi green policing dengan Polda Aceh,Pemerintah Aceh dan unsur Forkopimda se-Aceh, Kamis 2 Oktober 2025.

BANDA ACEH – Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, meminta pemerintah memberi perhatian khusus terhadap tambang galian C yang memasok kebutuhan pembangunan di Banda Aceh dan sekitarnya.

Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi rencana penertiban dan pendisiplinan aktivitas pertambangan di Aceh, yang dibahas dalam pertemuan Gubernur Aceh, Kapolda Aceh bersama unsur Forkopimda se-Aceh pada Kamis, 2 Oktober 2025. Dalam pertemuan tersebut, Daniel hadir sebagai salah satu perwakilan dari Banda Aceh.

Daniel menegaskan, DPRK mendukung langkah pemerintah dalam menertibkan tambang-tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan. Namun ia mengingatkan agar penertiban dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait galian C.

“Kita sudah mendengarkan langsung keluhan warga kecil di Banda Aceh. Karena itu, kami ingin menyampaikan aspirasi mereka agar ada atensi penanganan khusus secara cepat terhadap galian C, sehingga bisa beroperasi kembali secara legal,” ujar Daniel.

Ia menambahkan, galian C menyangkut hajat hidup masyarakat luas. “Galian C menyangkut kebutuhan membangun rumah, tempat usaha, meunasah, hingga menopang industri kecil seperti batako dan batubata,” tegasnya.

Daniel menjelaskan, material galian C, seperti batu gunung, pasir, koral, tanah timbun, hingga tanah liat, selama ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat. Jika pasokannya terganggu, dampaknya akan dirasakan secara luas.

“Kalau suplai terhenti, warga tidak bisa melanjutkan pembangunan rumah, tukang kehilangan pekerjaan, toko bangunan kehilangan pembeli, industri kecil berhenti beroperasi, bahkan harga bahan bangunan bisa melonjak. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat kecil,” jelasnya.

Selain itu, Daniel juga menyinggung program pembangunan pemerintah yang sedang dikebut menjelang akhir tahun. Dengan sisa waktu sekitar dua bulan, proyek-proyek yang bersumber dari APBN dan APBA berpotensi terhambat jika pasokan material galian C tidak lancar.

Ia mencontohkan, suplai material untuk pembangunan di Banda Aceh sebagian besar dipasok dari wilayah Aceh Besar. Karena itu, penertiban tambang harus dibarengi dengan kebijakan transisi yang jelas agar suplai tetap berjalan.

“Kami mendukung upaya pemerintah mengalihkan tambang-tambang ilegal menjadi legal. Namun, proses itu jangan sampai mengganggu ketersediaan bahan baku masyarakat. Apalagi saat ini pemerintah juga sedang membangun rumah layak huni untuk kaum dhuafa. Jangan sampai pembangunan untuk masyarakat kecil ikut terhambat hanya karena galian C bermasalah,” tegas politisi muda dari Partai NasDem itu.

“Prinsipnya kita apresiasi dan mendukung Polda Aceh dan Gubernur Aceh atas akan melegalkan tambang rakyat agar ada kepastian hukum, tapi khusus galian C dipercepat semuanya agar warga kecil tidak rugi,”ujarnya.

Daniel pun menutup dengan meminta pemerintah mengambil langkah bijak: penertiban tambang harus tetap dilakukan, namun kebutuhan masyarakat atas material galian C tidak boleh dikorbankan

Previous Post

Polres Aceh Timur Tangkap Dua Kurir Ganja 67 Kilogram

Next Post

STAIN Meulaboh Koordinasi Lintas Sektoral Siapkan Alih Status Menjadi IAIN

Next Post
STAIN Meulaboh Koordinasi Lintas Sektoral Siapkan Alih Status Menjadi IAIN

STAIN Meulaboh Koordinasi Lintas Sektoral Siapkan Alih Status Menjadi IAIN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Minta Pengunjung Objek Wisata Jaga Keselamatan

Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar

26/03/2026
Pemerintah Sebut Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Butuh Rp 130 Triliun

Pemerintah Sebut Pemulihan Bencana Aceh-Sumatra Butuh Rp 130 Triliun

26/03/2026
Garuda Pastikan Penumpang Arus Balik di Aceh Terakomodir

Garuda Pastikan Penumpang Arus Balik di Aceh Terakomodir

26/03/2026
USK Luncurkan Buku MemoryGraph untuk Merawat Ingatan Aceh

USK Luncurkan Buku MemoryGraph untuk Merawat Ingatan Aceh

26/03/2026
Kejari Sabang Periksa 22 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa

Kejari Sabang Periksa 22 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa

26/03/2026

Terpopuler

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Ini Pertaruhan Kemanusiaan

25/03/2026

Abang Samalanga dan Jejak Perebutan Kursi Ketua di DPR Aceh

Terkait Penertiban Tambang, Wakil Ketua DPRK Minta Atensi Khusus untuk Galian C Demi Kebutuhan Warga

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ini Sosok Bagher Ghalibaf, Incaran Trump Buat Pemimpin Iran Masa Depan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com