MEULABOH – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan telah terjadi kebakaran lahan di tiga tempat berbeda yang mengakibatkan kemungkinan ± 2 hektare lahan hangus terbakar.
Yang pertama, pada Senin siang 6 Oktober 2025, api menghanguskan lahan di Gampong Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan. Kondisi terakhir api masih dalam proses penanganan dan luas lahan yang terbakar mencapai ± 1 Ha. BPBD Aceh Barat mengerahkan 1 (satu) unit armada damkar regu II Mako ke lokasi kejadian yang melakukan penyekatan awal untuk jalur penjalaran.
Kemudian keesokan harinya, pada Selasa (07/10) Pukul 17.00 WIB, kebakaran lahan juga terjadi di dua desa berbeda yaitu, di Gampong Ujong Beurasok, Kecamatan Johan Pahlawan dan di Gampong Deuah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Luas lahan yang terbakar di Gampong Ujong Berasok mencapai ± 0,1 Ha. Sedangkan di Gampong Deuah masih dalam pendataan dan pemantauan.
Melihat ada kebakaran, tim gabungan terdiri dari personel BPBD Kabupaten Aceh Barat, Damkar Regu II Mako, TNI, Polri, RAPI dan masyarakat, hingga relawan pun terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Mereka berjibaku memadamkan api secara manual maupun dengan pembuatan sekat bakar. Secara keseluruhan BPBD Aceh Barat yang menerima informasi langsung bergerak ke Lokasi kejadian dengan mengerahkan 1 (satu) unit armada Damkar, 1 unit armada D-max, 1 unit armada 013, 1 unit mesin Robin, 1 unit mesin Kohler, dan 1 unit drone.
Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Nara Setia, S.E. AK., M.Si membenarkan telah terjadi kebakaran di tiga gampong di Aceh Barat dan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib. Dia tidak ingin peristiwa tersebut kembali terulang
“Kondisi terakhir kebakaran di Gampong Suak Raya masih dalam proses penanganan, Gampong Ujong Beurasok penanganan mencapai 85% dan Gampong Deuah masih dalam pemantauan” Sebut Teuku Nara Setia.
Lebih lanjut Teuku Nara Setia mengingatkan agar warga waspada terhadap potensi kebakaran di saat cuaca yang tidak menentu saat ini. BPBA juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama menghadapi potensi karhutla dengan melakukan patroli maupun pembasahan pada lahan kering. Masyarakat diimbau melaporkan sedini mungkin apabila menemukan titik api
“Kondisi cuaca yang panas saat ini memang sering terjadi kebakaran lahan, kami imbau warga agar tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Agar kita semua memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk bergerak bersama-sama dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan,” kata Teuku Nara Setia. []









