Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

STAIN Meulaboh Sukses Gelar MICONIS ke-2

Atjeh Watch by Atjeh Watch
07/11/2025
in Kampus
0
STAIN Meulaboh Sukses Gelar MICONIS ke-2

MEULABOH – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh sukses besar menjadi tuan rumah penyelenggaraan Meulaboh International Conference on Islamic Studies (MICONIS) ke-2. Konferensi internasional bergengsi ini berhasil menarik perhatian akademisi global dengan mengangkat tema strategis: “The Development of Islam in Southeast Asia: Education, Civilization, Law, Modern Fiqh Siyasah, and Transformation in The Digital Era.”

Acara yang diadakan secara hibrida (hybrid) ini menjadi wadah konferensi penting bagi para cendekiawan untuk mendiskusikan peran vital Islam dalam merespons tantangan modern di kawasan Asia Tenggara.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. H. Syamsuar, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan urgensi kolaborasi internasional.

“Dinamika Islam di Asia Tenggara sangat beragam, dan kita memerlukan sinergi global untuk memahami serta menavigasi konteks revolusi digital ini,” ujarnya.

Sesi utama konferensi diwarnai pandangan visioner dari dua Keynote Speaker terkemuka yang mendorong lembaga pendidikan Islam untuk tidak gentar bertransformasi.

Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, menyoroti penguasaan teknologi sebagai kunci kemajuan peradaban. Beliau menekankan bahwa transformasi yang dibutuhkan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan perubahan mendasar pada pola pikir.

“Percepatan zaman menuntut institusi pendidikan Islam harus menjadi pelopor. Jika kita ingin melihat peradaban Islam yang unggul, maka kita harus memastikan bahwa Tidak ada Kesuksesan tanpa pengorbanan untuk menguasai teknologi,” tegas Prof. Arskal.

Ia menambahkan, “Transformasi digital adalah pengorbanan kita saat ini demi kemaslahatan di masa depan.”

Sementara itu, Prof. Dr. Martin Kastuti, M.Pd., Rektor UIN Imam Bonjol Padang, memberikan penekanan pada keseimbangan antara ilmu dan karakter. Menurutnya, perkembangan iptek harus selalu dibingkai oleh nilai-nilai keislaman dan etika, terutama dalam konteks perundang-undangan (Fiqh Siyasah).

“Peradaban Islam di Asia Tenggara akan menjadi mercusuar dunia jika kita mampu menjaga keseimbangan. Ilmu tanpa karakter adalah kosong, dan karakter tanpa ilmu adalah buta,” ucapnya.

Menurutnya inti dari pendidikan adalah membentuk karakter dan nilai positif pada kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Model Kolaboratif di Tujuh Negara:
Konferensi semakin kaya dengan kehadiran enam pembicara dari berbagai negara Asia Tenggara yang tergabung dalam sesi panel diskusi yaitu Math Apy, Ph.D. (Highest Council for Islamic Religious Affairs Cambodia), Puan Tham Thuyet, M.A., Ph.D. (Vietnam National University, Ho Chi Minh City), Dr. Cecep Solahudin Luthfi, MA (Universiti Islam Sultan Sharif Ali) Brunei Darussalam. Profesor Madya Dr. Rahimah Embong (Universiti Sultan Zainal Abidin) Malaysia, Dr. Adha Shaleh (Independent Researcher, Singapore) dan Marhamah, M.S.I., Ph.D (STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh).

Para panelis ini membahas secara mendalam isu hukum Islam modern, pendidikan Islam komparatif, dan tantangan komunitas Muslim regional. Mereka sepakat bahwa tujuan krusial dari diskusi ini adalah merumuskan model kolaboratif untuk menghadapi isu transnasional, termasuk moderasi beragama, pengembangan ekonomi syariah, dan harmonisasi Fiqh dengan kebutuhan masyarakat digital.

MICONIS ke-2 ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dalam memperkuat jaringan akademik dan mendorong lahirnya penelitian-penelitian inovatif tentang Islam di Asia Tenggara yang relevan dengan perkembangan global.[]

Previous Post

Diduga Fiktif, Dana Pemeliharaan Jalan dan Penggiling Padi di Desa Lae Guha Tak Terealisasi

Next Post

Importir AS Tumpuk Barang RI Jelang Trump Terapkan Tarif 19 Persen

Next Post
Importir AS Tumpuk Barang RI Jelang Trump Terapkan Tarif 19 Persen

Importir AS Tumpuk Barang RI Jelang Trump Terapkan Tarif 19 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

22/03/2026
Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

22/03/2026
Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

Begini Cara Warga di Pulo Aceh Rayakan Idul Fitri

22/03/2026
436 Warga Huntara Aceh Tengah Salat Idulfitri di Tenda Darurat

Warga di Huntara Aceh Saling Bersilaturahmi saat Lebaran

22/03/2026
Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

22/03/2026

Terpopuler

STAIN Meulaboh Sukses Gelar MICONIS ke-2

STAIN Meulaboh Sukses Gelar MICONIS ke-2

07/11/2025

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diminta Tetap Waspada

Stok Rudal Iran Melimpah, AS-Israel Kelabakan Hentikan Serangan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com