Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

redaksi by redaksi
22/03/2026
in Lintas Timur
0
Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

TAMIANG – Suasana Lebaran di Aceh Tamiang tahun ini terasa berbeda. Di tengah jejak bencana yang masih membekas, warga berupaya bangkit dengan segala keterbatasan. Duka masih terasa, namun harapan perlahan tumbuh, terlebih dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang turut melaksanakan salat Id bersama masyarakat.

Pagi itu, Sabtu, 21 Maret 2026, di Masjid Darussalam yang berdiri di tengah kawasan huntara, takbir menggema, pelan tapi penuh. Di antara saf-saf yang mulai terisi, Presiden Prabowo hadir, berdiri sejajar dengan warga, tanpa jarak yang terasa.

Bagi sejumlah warga, kehadiran Presiden Prabowo membawa arti tersendiri. Bagi Ibu Ami, warga Desa Upah, kehadiran Kepala Negara pada Lebaran kali ini seakan menjadi pelipur dari rasa sedih akibat musibah yang baru saja dialami.

“Alhamdulillah ya senang kami dikunjungi bentar-bentar sama Presiden. Alhamdulillah berarti kan Presiden sayang sama orang Aceh Tamiang,” ujarnya.

Di balik kesedihan, Ibu Ami memaknai cobaan sebagai pengingat untuk makin mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia berharap bencana ini menjadi titik balik kebangkitan bagi daerahnya.

Senada dengan itu, Ibu Ades dari Desa Simpang Empat menggambarkan Lebaran tahun ini sebagai perpaduan antara sedih dan bahagia. Sedih karena musibah, namun bahagia karena kebersamaan dan semangat yang kembali tumbuh di tengah masyarakat.

“Antusias kami masyarakat setelah mendengar katanya Presiden akan hadir ke mari alhamdulillah kami merasa bahagia, senang karena kami merasa tidak ditinggal. Kami merasa dihargai, kami merasa mendapat spirit untuk kami bisa bangkit walaupun kami sudah terpuruk, tetapi kami sudah bisa bangkit,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran Presiden menjadi suntikan semangat bagi warga untuk bangkit dari keterpurukan. Ia melihat optimisme baru mulai tumbuh di tengah masyarakat untuk kembali berdiri dan maju.

“Kehadiran Bapak ke mari menambah semangat kami untuk kami optimistis kami harus bisa maju, bisa bangkit lagi, berdiri tanpa bantuan dari orang lain,” tambahnya.

Sementara itu, haru tak terbendung dari Ibu Rusnida, yang tak kuasa menahan air mata saat menceritakan pengalamannya. Baginya, kunjungan Presiden merupakan sesuatu yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Pak Presiden ke mari, kami senang. Senang, kami tak pernah dikunjungi Presiden, sekarang dikunjungi karena ada musibah yang besar datanglah Presiden ke mari,” ucapnya lirih.

Di balik rasa haru tersebut, tersimpan harapan sederhana namun mendalam agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik, terutama bagi generasi muda. “Biar lebih bagus, anak-anak di sini biar dapat kerja semua,” harapnya.

Kehadiran Presiden di tengah warga yang tengah bangkit dari bencana bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan simbol bahwa negara hadir dan tidak meninggalkan rakyatnya. Di tengah keterbatasan, momen Lebaran ini menjadi penguat semangat, bahwa dari duka bisa lahir harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.

Previous Post

Prabowo: Seluruh Pengungsi Sudah Keluar dari Tenda

Next Post

2.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Pengungsi di Aceh Tamiang

Next Post
2.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Pengungsi di Aceh Tamiang

2.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Pengungsi di Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026
Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

25/08/2026
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

25/08/2026
Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Begini Respon Korban Banjir di Tamiang Dikunjungi Prabowo Saat Idul Fitri

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com