Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

‎Krisis Kemanusiaan di Dataran Tinggi Gayo, YARA: Situasi Sudah Sangat Genting ‎

redaksi by redaksi
30/11/2025
in Lintas Tengah
0
‎Krisis Kemanusiaan di Dataran Tinggi Gayo, YARA: Situasi Sudah Sangat Genting ‎

‎REDELONG-  Gelombang kecemasan terus menyapu dataran tinggi Gayo menyusul bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
‎
‎Di tengah kondisi medan yang kian memburuk, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mengeluarkan seruan S.OS darurat kepada pemerintah pusat agar segera turun tangan menangani krisis kemanusiaan yang telah berlangsung hampir sepekan.
‎
‎Sudah lima hari masyarakat di sejumlah titik terisolasi total. Jalur utama menuju wilayah Bener Meriah serta Aceh Tengah tertutup material longsor, menyebabkan ribuan warga terjebak tanpa akses bantuan, informasi, maupun evakuasi.
‎
‎Kepala Perwakilan YARA Bener Meriah, Muhammad Dahlan, menyampaikan bahwa situasi di lapangan berada pada fase kritis. Hingga Sabtu (29/11), belum ada tanda-tanda kehadiran bantuan signifikan dari pemerintah pusat.
‎
‎ “Sudah lima hari warga bertahan tanpa kepastian. Bantuan dari pusat belum masuk sama sekali. Komunikasi terputus, informasi minim, dan masyarakat hidup dalam kecemasan. Ini situasi yang kini sangat memperhatinkan,” ujar Dahlan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11).
‎
‎Minimnya akses komunikasi membuat warga hanya bergantung pada sumber informasi terbatas. Beberapa desa bahkan belum terdata akibat terputusnya jalur darat dan runtuhnya infrastruktur.
‎
‎Menurut Dahlan, longsor besar yang terjadi di sejumlah titik strategis membuat seluruh akses utama menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah lumpuh total. Kondisi ini menghambat masuknya logistik penting seperti makanan, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan darurat.
‎
‎“Pemerintah harus segera mengerahkan helikopter untuk membawa makanan, obat-obatan, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya. Setiap penundaan bisa berakibat fatal,” tegasnya.
‎
‎Penggunaan jalur udara dianggap satu-satunya pilihan cepat saat ini mengingat kondisi tanah yang labil dan cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah tersebut.
‎
‎YARA meminta pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh untuk mengambil langkah cepat dan terkoordinasi, termasuk melibatkan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, dan dinas-dinas terkait. Proses evakuasi korban, pendataan warga, hingga penyaluran bantuan harus dilakukan secara sistematis untuk mencegah bertambahnya korban.
‎
‎Dahlan menekankan bahwa lambannya respons akan memperbesar risiko kemanusiaan. Mengingat, ribuan warga kini dalam keadaan rentan, terutama anak-anak, lansia, dan perempuan.
‎
‎Selain mendesak pemerintah, YARA juga mengajak masyarakat luas, organisasi sosial, komunitas mahasiswa, hingga relawan di berbagai wilayah untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan bagi warga daratan tinggi Gayo.
‎
‎ “Warga Bener Meriah sedang berada pada titik paling rentan. Solidaritas dan tindakan cepat adalah kunci. Kita tidak boleh membiarkan mereka menghadapi bencana ini sendirian,” tegas Dahlan.
‎

Previous Post

Malaysia Kirim Obat-obatan hingga Tim Dokter untuk Korban Banjir Aceh

Next Post

Ketua DPRK Minta Pemko Bentuk Satgas Pangan untuk Pantau Lonjakan Harga

Next Post
Ketua DPRK Minta Pemko Bentuk Satgas Pangan untuk Pantau Lonjakan Harga

Ketua DPRK Minta Pemko Bentuk Satgas Pangan untuk Pantau Lonjakan Harga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baleg Sepakati RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

Baleg Sepakati RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR

27/05/2026
Pemko Banda Aceh Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Gampong

Pemko Banda Aceh Distribusikan Hewan Kurban ke Sejumlah Gampong

27/05/2026
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

27/05/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Umat Teguhkan Spirit Kurban dan Kepedulian Sosial

Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Umat Teguhkan Spirit Kurban dan Kepedulian Sosial

27/05/2026
Fantastis, 204 Siswa Aceh Timur Lulus PTN Melalui Jalaur SNBT Meningkat dari  2025

Fantastis, 204 Siswa Aceh Timur Lulus PTN Melalui Jalaur SNBT Meningkat dari  2025

27/05/2026

Terpopuler

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

24/05/2026

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus kepada Kafilah Berprestasi

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com