Bireuen — Lembaga Aceh Global Research and Development (AGRD) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Bireuen. Bantuan tersebut disalurkan langsung ke pos-pos pengungsian dan pusat pelayanan darurat yang menampung ratusan bayi serta ribuan anak-anak terdampak.
Bantuan yang diberikan merupakan hasil donasi dari berbagai mitra AGRD yang berada di luar Aceh. Paket bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak bagi bayi dan anak-anak, seperti bubur bayi, popok sekali pakai (pampers), minyak kayu putih, hingga perlengkapan dasar lainnya.
Program Manager AGRD, *Dr. Irwan Putra, M.Pd.*, menjelaskan bahwa prioritas penyaluran bantuan kali ini adalah memastikan kebutuhan spesifik bayi dan anak-anak terpenuhi.
“Ratusan bayi dan ribuan anak-anak terdampak dari banjir ini. Karena itu, kita tidak boleh melupakan kebutuhan mereka baik selama masa darurat maupun hingga tahap rehabilitasi nanti. Donasi ini merupakan bentuk solidaritas mitra AGRD yang tersebar di luar Aceh untuk membantu adik-adik kita yang sedang dalam kesulitan,” ujar Dr. Irwan.

Sementara itu, Direktur Utama AGRD, *Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd.*, menegaskan bahwa situasi pasca banjir membutuhkan kerja bersama dari semua pihak untuk memastikan masyarakat terbantu secara tepat dan cepat.
> “Saat ini kita harus saling bahu-membahu membantu korban pasca banjir, terutama pada masa tanggap darurat seperti sekarang. Kita semua berkewajiban memastikan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah mendapatkan bantuan sesegera mungkin. Karena itu, AGRD ikut ambil bagian untuk membantu masyarakat Bireuen,” tegas Prof. Rusli.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak dan memastikan kebutuhan dasar anak-anak tetap terpenuhi di tengah situasi bencana. AGRD juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta melakukan penyaluran lanjutan bila diperlukan.
Dengan semangat solidaritas, kerja sama, dan kepedulian dari seluruh mitra, AGRD berharap masa pemulihan pasca banjir di Kabupaten Bireuen dapat berjalan lebih cepat dan efektif.










