Gayo Lues — H. Muslim Ayub, S.H., M.M., Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Aceh I, menyatakan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman moral, etika dan kebijakan nasional dalam menghadapi bencana serta krisis sosial yang menyentuh seluruh aspek kehidupan bangsa.
Muslim Ayub menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila — terutama solidaritas, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta persatuan Indonesia — merupakan fondasi kuat yang menggerakkan masyarakat untuk saling membantu dan berperan aktif saat terjadi bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor di sumatera. Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang membantu sesama tanpa menunggu arahan resmi, sebagai wujud nyata implementasi nilai Pancasila di tengah krisis.
“Nilai kemanusiaan dalam Pancasila menuntut kita untuk memperlakukan setiap korban bencana dengan rasa empati dan menghormati martabat kemanusiaan mereka. Ini mencerminkan tanggung jawab sosial kita sebagai bangsa,” ujar Muslim Ayub saat melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kampung Jawa, Gayo Lues, Sabtu Pagi (20/12/2025)
Ia juga menekankan bahwa pemberian bantuan harus adil, merata, dan menghormati hak dasar korban bencana, bukan hanya sebagai respons kemanusiaan tetapi juga sebagai cermin karakter bangsa.
Muslim Ayub juga menyerukan pentingnya evaluasi kebijakan publik yang konsisten dengan nilai-nilai Pancasila, termasuk sistem mitigasi bencana dan kewaspadaan dini. Menurutnya, pemerintahan yang efektif dan berkeadilan memperkuat kepercayaan publik serta menjaga persatuan nasional di tengah tantangan krisis besar.
Ia mengingatkan bahwa ketika negara gagal dalam melindungi warganya dari bencana dan ketidakadilan, risiko menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan potensi disintegrasi sosial meningkat. Karena itu, Pancasila harus diterapkan secara nyata dalam setiap kebijakan dan tindakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan bangsa di masa mendatang.[]










